Pasokan Berkurang sebabkan Harga Daging Ayam Naik
- 16 Agt 2026 14:56 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Kenaikan harga daging ayam potong di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Bangka disebabkan karena suplay (Pasokan) dari pabrik berkurang hingga tingginya harga pakan. Hal ini menyebabkan harga daging ayam di pasaran tembus Rp50 ribu per kilogram (kg).
Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerperindag) Bangka, Ismir Rahmaddinianto mengakui, kenaikan ini sudah terjadi dalam sepekan terakhir.
“Pantauan kami dalam beberapa hari terakhir, harga ayam bersih Rp50 ribu per-kg, ada kenaikan beberapa hari kemarin sekitar Rp48 ribu per-kg,” kata Ismir kepada RRI, Minggu 16 Agustus 2026.
Dengan kenaikan ini, pihaknya sudah melakukan upaya pengiriman pasokan dari luar daerah, namun terkendala proses pengiriman dan banyak ayam yang mati.
“Sehingga ini menyebabkan biaya pengiriman yang tinggi, dan harga di pasaran ikut naik,” ujarnya.
Menurutnya, peternak lokal saat ini mengalami kekurangan stok anakan ayam atau DOC, sehingga pembesaran anak ayam ini mengalami kesulitan.
“Kurangnya ketersediaan DOC, permintaan yang tinggi salah satunya untuk program MBG, serta dinamika distribusi antar daerah,” ujarnya.
Warga Sungailiat, Marni mengaku harga ayam naik signifikan, dari sebelumnya Rp43 ribu per kg pada minggu pertama Agustus kemarin, sekarang mencapai Rp50-an ribu per kg.
“Untuk harga normalnya sekitar Rp30-an, ini sudah sangat tinggi naiknya mencapai Rp20-an ribu per-kg,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....