Gubernur Babel: Pemberantasan Penyelundupan Timah di Babel Harga Mati
- 19 Agt 2026 18:47 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani menegaskan pemberantasan praktik penyelundupan timah di wilayah Bangka Belitung menjadi komitmen yang harus dilakukan bersama seluruh unsur terkait.
Hidayat mengatakan pemerintah daerah akan terus memperkuat pengawasan serta jaringan informasi di lapangan untuk mencegah penyelundupan timah yang dinilai merugikan negara dan masyarakat.
"Bagi kami, bersama seluruh unsur Forkopimda, Satgas, dan jajaran terkait, pemberantasan penyelundupan timah merupakan harga mati," kata Hidayat Arsani dalam konferensi pers di Posal Pulau Mendanau, Tanjungpandan, Rabu 19 Agustus 2026.

Menurut Hidayat, penguatan informasi dan jaringan intelijen menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah praktik penyelundupan. Jaringan tersebut akan diperkuat mulai dari tingkat RT, RW, desa hingga jajaran kepolisian di wilayah.
Ia mengakui upaya pengawasan masih menghadapi sejumlah keterbatasan, baik dari sisi peralatan maupun kondisi medan. Namun, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pengawasan di lapangan.
Hidayat menilai penyelundupan timah memberikan dampak besar karena sumber daya alam yang seharusnya memberikan manfaat bagi negara dan masyarakat justru keluar melalui jalur ilegal.
"Kita menyadari bahwa kegiatan penyelundupan timah menimbulkan kerugian yang besar bagi negara. Di sisi lain, kekayaan sumber daya alam yang seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat justru keluar melalui jalur ilegal," ujarnya.
Karena itu, Hidayat mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, Satgas dan seluruh instansi terkait agar upaya pencegahan dan penindakan terhadap penyelundupan timah dapat dilakukan secara bersama dan berkelanjutan.

Hidayat juga mengapresiasi jajaran TNI Angkatan Laut, khususnya Pangkoarmada RI dan seluruh tim yang telah mengungkap serta menggagalkan upaya penyelundupan pasir timah ilegal di wilayah Bangka Belitung.
Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan pengawasan sekaligus memperkuat upaya pemberantasan penyelundupan timah di Bangka Belitung.
Pernyataan Gubernur Babel tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Belitung. Warga Belitung, Suhandi menilai komitmen pemerintah dalam memberantas penyelundupan timah perlu didukung bersama.
"Saya setuju dengan apa yang disampaikan Gubernur. Pemberantasan penyelundupan timah memang harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya pemerintah atau aparat, tetapi juga masyarakat," kata Suhandi.
Menurut Suhandi, pengawasan terhadap aktivitas perdagangan timah ilegal perlu dilakukan secara konsisten agar sumber daya alam yang dimiliki Bangka Belitung dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah dan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....