Pepelingasih Bangka Selenggarakan 'Kolaborasi Berdampak' Momentum HPSN 2026

  • 23 Feb 2026 21:40 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka - Pepelingasih Kabupaten Bangka menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Kolaborasi Berdampak” di Pantai Koala Lintas Timur, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.

Kegiatan dilakukan secara kolaboratif dengan empat organisasi mitra, yaitu Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan (HIMAIKA) Universitas Bangka Belitung (UBB), Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) UBB, Green Generation Bangka Belitung, dan Komunitas Pencinta Pantai Bangka (KOPPIKA). Sinergitas lintas organisasi ini menjadi bukti bahwa kekuatan generasi muda mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan pesisir.

Ketua Pepelingasih Kabupaten Bangka Umar Dzaki Elfatih menyebutkam, kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk komitmen untuk membangun kesadaran kolektif.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menanamkan semangat cinta lingkungan di kalangan generasi muda dan mendorong aksi berkelanjutan di masa depan,” ujarnya, Senin, 23 Februari 2026.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan aksi clean up di sepanjang pesisir. Para peserta memungut sampah dan melakukan pemilahan menjadi tiga kategori, yaitu botol plastik, kaleng dan kaca, serta sampah plastik lainnya seperti kantong kresek dan kemasan makanan.

Langkah ini tidak hanya memudahkan pengelolaan selanjutnya, tetapi juga menjadi bentuk edukasi langsung mengenai pentingnya pengurangan dan pemisahan sampah dari sumber.

Setelah membersihkan pantai, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi santai yang fokus pada kepedulian terhadap lingkungan pesisir.

"Ada 96 peserta dari berbagai organisasi dan komunitas peduli lingkungan di Provinsi Bangka Belitung mengikuti kegiatan ini," ujarnya.

Sementara tokoh pecinta lingkungan Yuli Thulistianto, mendukung kegiatan yang gelar Pepelingasih Bangka.

"Kita membutuhkan pemuda yang aktif dan peduli terhadap lingkungan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan serta menjaga kebersihan lingkungan terutama di kawasan pesisir pantai," kata Thulis.

Tidak sedikit tempat wisata, terutama di areal publik yang banyak sampah sehingga mengganggu pemandangan.

"Melalui kegiatan Pepelingasih kita berharap dapat memotivasi generasi lain untuk menjaga lingkungan," ucapnya. (Ril)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....