Jaga Hulu, Cegah Banjir: DLHK Babel Ajak Warga Rawat Daerah Aliran Sungai
- 04 Agt 2026 21:41 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Kerusakan kawasan hulu akibat pembukaan lahan tanpa kendali mulai mengancam fungsi Daerah Aliran Sungai atau DAS di Bangka Belitung. Jika dibiarkan, hal ini berpotensi menurunkan kualitas air, meningkatkan risiko banjir, dan merusak habitat flora dan fauna.
Penyuluh Kehutanan Madya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Darman Suriah mengatakan, DAS memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan ketersediaan air bagi masyarakat.
"Sebaliknya, kerusakan kawasan hulu akibat pembukaan lahan tanpa kendali dapat berdampak pada menurunnya fungsi lingkungan," kata Darman dalam program Lestari Alamku di Pro 1 RRI Sungailiat, Selasa 4 Agustus 2026.
Menurutnya, kondisi DAS yang terjaga mampu mengurangi risiko banjir, menjaga kualitas air, serta menjadi habitat berbagai flora dan fauna. Karena itu, upaya merawat DAS harus menjadi tanggung jawab bersama agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang.
Darman mengajak masyarakat ikut menjaga kawasan sekitar sungai melalui penanaman pohon, mengurangi pencemaran, dan tidak melakukan aktivitas yang merusak sempadan sungai.
"Merawat DAS berarti merawat kehidupan, karena dari kawasan inilah sumber air dan keseimbangan alam tetap terjaga," ujarnya.
Ajakan itu disambut baik pendengar. Yusuf dari Pemali menilai edukasi mengenai DAS perlu terus disampaikan.
"Selama ini banyak yang belum memahami pentingnya menjaga daerah aliran sungai. Setelah mendengar dialog ini, saya jadi semakin sadar bahwa menjaga lingkungan dimulai dari hal-hal sederhana," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....