Kantor Bahasa Babel Gelar Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah
- 21 Jul 2026 15:57 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi guru utama dalam rangka revitalisasi bahasa daerah di ruang pertemuan Parai Tenggiri Kantor Bupati Bangka.
Kegiatan yang digelar selama dua hari, 20-21 Juli 2026 ini diisi berbagai materi terkait dengan pelestarian bahasa daerah khususnya di Kabupaten Bangka.
Widyabasa Ahli Muda Kantor Bahasa Bangka Belitung Dwi Oktarina mengatakan, revitalisasi bahasa daerah yang fokusnya menambah kecintaan generasi muda yang menjadi tunas-tunas bahasa ibu.
Untuk itu, bimbingan teknis yang diikuti guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Bangka ini diharapkan dapat membagikan pengalaman kepada sesama guru dan mengajarkan materi bahasa daerah kepada para murid.
“Kami juga nantinya akan mengadakan Festival Tunas Bahasa Ibu, yakni ajang perlombaan bagi para siswa. Jadi lomba-lombanya itu materi yang kami ajarkan ini, yaitu dongeng bahasa daerah, pantun bahasa daerah, pidato bahasa daerah,” ujar Dwi Oktarina.
“Jadi harapan kami besar di pundak bapak/ ibu guru ketika kembali ke sekolah bisa kembali menularkan semangat bahasa daerah dan akhirnya para murid akan mencintai dan turut melestarikan bahasa daerah, melalui lomba dongeng, pantun dan pidato bahasa daerah yang akan kami selenggarakan,” tambahnya.
Sementara itu, Penggiat Literasi Ira Esmeralda yang memberikan materi dalam bimbingan teknis tersebut menyampaikan, materi yang disampaikan agar para guru turut merevitalisasi bahasa daerah melalui dongeng.
“Saya berusaha menggugah guru-guru sadar pentingnya melestarikan bahasa daerah. Tadi sudah ada yang bilang bahwa mereka sendiri awalnya malu dengan bahasa daerah mereka kalau sudah keluar tapi dari mereka juga kita dapat informasi beberapa daerah itu justru anak-anaknya tidak bisa bahasa Indonesia, itu juga jadi temuan,” ujar Ira Esmeralda.
Melalui bimtek ini, para guru diharapkan mampu mengemas pelajaran bahasa daerah menjadi lebih interaktif dan relevan dengan kehidupan anak muda era digital.
Puncak dari rangkaian program revitalisasi ini nantinya akan diakhiri dengan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), di mana para siswa dapat menampilkan bakat dan karya terbaik mereka dalam berbahasa daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....