Bapenda Belitung Akan Optimalkan Pajak Parkir Tahun 2026

  • 06 Feb 2026 08:17 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Belitung akan mengoptimalkan penerimaan pajak parkir pada tahun 2026, terutama di kawasan pertokoan dan tempat usaha yang menyediakan lahan parkir berbayar.

Kepala Bapenda Kabupaten Belitung, KA Azhami mengatakan pajak parkir masih menjadi persoalan yang cukup dilematis karena belum semua titik parkir memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah.

"Setiap pertokoan atau tempat usaha yang menyediakan lahan parkir pada dasarnya harus menerapkan pajak parkir, termasuk kafe serta pertokoan modern maupun semi modern yang memiliki area parkir," ujarnya, Rabu 5 Februari 2026.

Ia menjelaskan, jika pemilik usaha tidak sepakat ditarik pajak parkir, maka harus mencantumkan pemberitahuan bahwa parkir di lokasi tersebut gratis. Namun di lapangan masih ditemukan adanya pihak yang mengatur kendaraan dan meminta bayaran.

"Jika memang ada pungutan, seharusnya ada kontribusi kepada pemerintah, baik melalui pajak parkir maupun sistem kontrak sesuai ketentuan," tegas Azhami.

Menurutnya, retribusi parkir berlaku untuk lahan milik pemerintah yang dikelola instansi terkait seperti kawasan wisata atau fasilitas umum, sedangkan pajak parkir dikenakan pada lahan milik perorangan atau badan usaha yang dimanfaatkan untuk parkir berbayar.

Bapenda juga telah memanggil petugas parkir dan pemilik toko karena masih banyak titik parkir di kawasan usaha yang belum berkontribusi. Penertiban akan terus dilakukan mengingat potensi pajak parkir di Belitung dinilai masih cukup besar.

"Apabila parkir benar-benar digratiskan, maka tidak boleh ada petugas yang memungut bayaran di halaman usaha. Namun jika tetap ada pungutan, maka kewajiban pajak harus dipenuhi," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ibnu, salah satu warga Tanjungpandan menyebutkan optimalisasi pendapatan dari pajak parkir tidak bisa dianggap hal yang sepelekan. 

"Karena memang kalau di optimalkan pajak parkir itu cukup besar untuk dijadikan pemasukan daerah, harapannya tapi optimalisasi ini bisa saling menguntungkan untuk pemda dan juga petugas parkirnya," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....