Ribuan Warga Manfaatkan Ruwah Kubur sebagai Ajang Silaturahmi
- 31 Jan 2026 20:29 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Keretak - Tradisi ruwah kubur di Desa Keretak dan Desa Keretak Atas, Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah, tak hanya menjadi momentum mendoakan leluhur, tetapi juga dimanfaatkan masyarakat sebagai ajang mempererat silaturahmi.
Ribuan warga tampak memadati area pemakaman dan lingkungan desa. Sejak pagi, warga berdatangan bersama keluarga. Suasana hangat terasa saat warga yang jarang bertemu saling menyapa, berjabat tangan, dan bercengkerama. Bahkan ada pula perantau yang pulang kampung khusus untuk mengikuti ruwah kubur dan bertemu sanak saudara.
Setelah doa bersama di pemakaman, kegiatan dilanjutkan dengan lebaran ruwah, di mana warga saling berkunjung dari rumah ke rumah. Berbagai hidangan tradisional disajikan sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.
Kepala Desa Keretak, Ahmad Nurihsan, menyampaikan bahwa ruwah kubur memiliki makna sosial yang kuat.
“Selain berdoa, ruwah kubur ini jadi waktu yang tepat untuk mempererat persaudaraan, saling memaafkan, dan menjaga kekompakan warga,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan warga Keretak Atas yang menilai tradisi ini mampu menjaga hubungan antarwarga tetap harmonis.
“Kalau hari biasa jarang ketemu, di ruwah kubur inilah kami bisa berkumpul lengkap,” kata Sumi salah seorang warga setempat.
Masyarakat berharap tradisi ruwah kubur terus dilestarikan karena tidak hanya mengandung nilai religius, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan budaya gotong royong di tengah kehidupan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....