Masyarakat Bangka Lestarikan Kuliner Sambel Gegarang Nibung

  • 07 Jun 2026 21:53 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Masyarakat Bangka melestarikan warisan kuliner leluhur Sambel Gegarang Nibung. Sambel ini sering tersaji pada setiap pelaksanaan acara adat dan selamatan kampung.

Kuliner tradisional khas bumi serumpun sebalai ini memanfaatkan teknik memasak bumbu yang dipanggang (gegarang) serta dipadukan dengan keunikan tekstur renyah dari umbut pohon palem hutan (nibung).

"Keunikan sambal ini terletak pada penggunaan bahan umbut nibung yang diambil langsung dari dalam pucuk pohon palem hutan rawa," ujar Ruslan pendengar yang bergabung melalui telepon di Program Pemakan Nusantara . Minggu, 7 juni 2026.

Ruslan menjelaskan bahwa tunas muda tersebut memberikan cita rasa manis alami yang sangat khas serta bertekstur lembut ketika dimasak bersama dengan campuran santan kental.

Langkah wajib dalam pengolahannya adalah membakar terasi Bangka asli dan ebi terlebih dahulu agar minyak alaminya keluar dan menghasilkan aroma masakan yang sangat sedap.

Pendengar lainnya , Maya menceritakan pengalamannya melalui sambungan telepon, mengaku sangat penasaran dan tertarik untuk mencoba mempraktikkan resep tradisional tersebut di rumah.

"Saya sangat penasaran ingin mencicipi perpaduan rasa pedas sambal dengan renyahnya umbut palem tersebut," ujar Maya yang kemudian berencana mengganti bahan utamanya dengan rebung muda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....