Rebung Bahan Masakan Tradisional yang Menggugah Selera

  • 22 Jan 2026 20:00 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Potensi bambu muda atau rebung di Pulau Bangka, khususnya di Sungailiat, dimanfaatkan masyarakat kreatif menjadi bahan baku masakan tradisional yang menggugah selera.

Rebung yang biasanya tumbuh liar di rumpun bambu ini diolah menjadi variasi masakan mulai dari Lempah Darat hingga tumisan.

Pemanfaatan rebung ini menjadi bagian penting dalam kuliner lokal mengingat bahan ini sangat mudah didapatkan.

Hal ini dikatakan seorang Suni di Air Duren dalam acara Pemakan Nusantara RRI Pro 4 Sungailiat, bahwa rebung merupakan komponen utama dalam Lempah Darat, masakan khas Bangka.

"Rebung itu mudah didapatkan secara gratis di kebun atau pinggir hutan, jadi sangat menghemat biaya masakan terutama saat ada acara keramaian atau Sedekah Kampung," ujar Suni melalui interaktif telepon. Rabu (14/1/2026).

Senada dengan hal tersebut, Ratih, asal Pagarawan, memanfaatkan rebung menjadi kreativitas ibu-ibu di rumah maupun saat acara adat.

Meski di perkotaan ia harus membeli rebung seharga 8 ribu rupiah per kilogram, namun nilai gizi dan rasanya sebanding dengan harganya.

Proses pengolahannya memerlukan ketelatenan agar menjadi hidangan yang lezat.

" rebung diiris tipis, lalu direbus dan dicuci untuk membuang rasa pahit dan aroma lang-nya. Setelah itu, rebung saya tumis dengan mencampurkan potongan ayam dan petai agar rasanya lebih mantap," ujar Ratih.

Ratih menambahkan, penggunaan rebung dalam berbagai kreasi masakan ini merupakan langkah nyata masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal secara kreatif sehingga memiliki nilai ekonomi dan rasa yang berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....