Kecalok, Kuliner Fermentasi Bangka yang Menambah Selera
- 31 Okt 2025 14:07 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat: Kekayaan kuliner tradisional Kepulauan Bangka Belitung tak pernah habis untuk dibahas, salah satunya adalah Kecalok (atau Cincalok).
Kecalok merupakan fermentasi udang rebon yang menjadi identitas masyarakat setempat, dikenal dengan cita rasanya yang asin, gurih, dan peranannya sebagai pelengkap hidangan untuk membangkitkan selera makan.
Hal ini seperti dikatakan Ratna, seorang warga Sungailiat yang juga pendengar setia RRI Pro4. Ia mengaku bahwa Kecalok adalah menu andalan yang wajib tersedia di rumahnya, dan resep pembuatannya ia dapatkan secara turun temurun dari keluarga.
| Baca juga: Pais Uyep Bukti Kekayaan Kuliner Nusantara |
“Kecalok ini sudah jadi 'obat' kalau kami lagi kurang nafsu makan. Saya membuatnya secara tradisional, resepnya dari Nenek,” ujar Ratna, melalui siaran Pemakan Nusantara RRI Pro4 Sungailiat, Jumat (10/10/2025).
Ratna menjelaskan bahwa Kecalok dibuat dengan mencampurkan udang rebon yang telah dicuci dengan air, kemudian ditambahkan garam. Campuran ini kemudian difermentasi dalam wadah tertutup selama 1 hingga 2 minggu.
Selain Ratna, Arya, pendengar dari Sungailiat, membagikan cara menyajikan Kecalok.
“Saya makannya pakai lalapan rebus seperti daun singkong atau kangkung, dan wajib nasi hangat. Kecaloknya yang segar, saya tambah irisan cabai rawit, bawang merah, serta perasan jeruk kunci.,” ujar Arya.
Dia menambahkan, dengan proses pembuatan yang melibatkan kekayaan alam laut dan warisan budaya, Kecalok ikon kuliner Bangka Belitung yang patut dilestarikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....