Perdagangan Halal dan Ikhlas Jadi Kunci Etika Bisnis

  • 07 Apr 2026 09:47 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Selain kejujuran, praktik perdagangan yang halal dan sikap ikhlas dalam menjalankan usaha juga menjadi bagian penting dalam etika bisnis.

Ustaz Syaiful Zuhri menjelaskan bahwa pedagang harus memastikan barang yang dijual halal serta menjalankan proses perdagangan secara adil, seperti tidak mengurangi timbangan, tidak menipu kualitas barang, dan tidak menimbun barang demi keuntungan pribadi.

“Barang yang dijual harus halal, cara mendapatkannya halal, dan cara menjualnya juga halal. Jangan sampai merugikan orang lain,” ujarnya dalam program dialog Mutiara Pagi di Pro 1 RRI Sungailiat, Selasa 7 April 2026.

Menurutnya, dalam ajaran Islam transaksi yang baik adalah transaksi yang dilandasi kerelaan antara penjual dan pembeli atau suka sama suka, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sikap ikhlas dalam menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan, termasuk ketika mengalami kerugian.

“Kalau kita ikhlas, insyaAllah kebaikan akan kembali kepada kita. Jangan sampai menyimpan dendam karena itu justru membuat hati tidak tenang,” jelasnya.

Rusliidan pendengar dari Pangkalpinang, mengatakan nilai keikhlasan dan kejujuran sangat penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia usaha.

“Kalau pedagang jujur dan menjalankan usaha dengan cara yang baik, pelanggan juga akan merasa nyaman dan kembali berbelanja,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....