Kekerasan Berawal dari Sepele, Komnas PA Babel: Cek Kesehatan Mental Keluarga
- 17 Sep 2026 11:47 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Kekerasan terhadap perempuan dan anak tak selalu berawal dari masalah besar.
Ketua Komnas Perlindungan Anak Babel, Imelda Handayani, menyebut kasus di Belitung Timur jadi bukti, persoalan sepele bisa berujung fatal kalau konflik keluarga tak dikelola.
“Kondisi ini menjadi pengingat bahwa konflik dalam keluarga perlu dikelola dengan baik agar tidak berkembang menjadi tindakan kekerasan,” ungkap Imelda di program Bangka Belitung Pagi, Pro1 RRI Sungailiat.
Menurutnya, kekerasan tak cuma fisik, tapi juga seksual dan psikis yang dampaknya jangka panjang.
Imelda soroti kondisi psikologis. Trauma masa lalu pengasuh berpotensi pengaruhi pola asuh dan picu kekerasan di rumah.
Karena itu, kesehatan mental penting bukan cuma untuk anak, tapi juga orang tua dan pengasuh.
Indah, orang tua anak remaja sepakat.
“Kesehatan mental merupakan hal penting yang perlu menjadi perhatian keluarga, terlebih anak-anak saat ini tumbuh di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan digital yang dapat memengaruhi kondisi psikologis serta perilaku mereka,” ujarnya.
Imelda tegaskan cegah kekerasan butuh kepedulian bersama: komunikasi terbuka, pengasuhan sehat, dan peka terhadap perubahan perilaku anak dan orang tua.
Itu kunci ciptakan rumah yang aman untuk tumbuh kembang anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....