Perjalanan Suara Radio hingga ke Pendengar
- 26 Jan 2026 14:28 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Radio, sebuah perangkat yang sudah tidak asing lagi di telinga kita semua. Suara yang dihasilkan oleh radio ternyata memiliki perjalanan yang panjang. Bayangkan saja, hiburan atau berita favorit anda melewati proses panjang sebelum akhirnya sampai ke telinga kita.
Bermula dari penyiar yang berbicara menggunakan mikrofon di studio, yang kemudian dikonversi menjadi sinyal listrik. Selanjutnya sinyal diproses melalui mixer audio, lalu diperkuat dan dimodulasi oleh perangkat pemancar radio, lalu dikirimkan melalui antena ke udara sebagai gelombang elektromagnetik.
Gelombang radio ini merambat melalui udara, hingga akhirnya ditangkap oleh antena radio milik pendengar. Di dalam perangkat radio, gelombang tersebut diolah kembali menjadi sinyal listrik dan diubah oleh speaker, menjadi gelombang suara yang dapat didengar oleh telinga manusia.
Ketua Tim Teknologi Media Baru (TMB) RRI Sungailiat, Saparudin Amri mengungkapkan, bahwa perjalanan suara radio memang melibatkan tahapan yang panjang dan saling terhubung.
“Suara penyiar itu tidak langsung terdengar oleh pendengar. Ada proses konversi dari suara menjadi sinyal listrik, kemudian dipancarkan sebagai gelombang radio dan diterima oleh perangkat radio untuk diubah kembali menjadi suara,” ujar Amri.
Sementara itu, salah seorang pendengar RRI Sungailiat, Puspita mengapresiasi kualitas siaran radio yang telah disiarkan RRI.
“Suara musiknya bagus dan nyaman didengar selama di perjalanan,” ungkap Puspita yang mengaku lebih sering mendengarkan radio di mobilnya.
Perjalanan panjang suara radio ini menjadi bukti bahwa di balik kesederhanaannya, radio memiliki peran penting sebagai media yang dekat, informatif, dan menghibur bagi pendengar setia RRI Sungailiat khususnya di wilayah Bangka Belitung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....