Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Inpalas Bangka "Goes Broadcasting" ke RRI
- 21 Mei 2026 15:56 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat — Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMIK) Institut Pahlawan 12 menggelar kegiatan HIMIK Goes Broadcasting di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Sungailiat pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti mahasiswa semester II, IV, dan semester VI, dari Program Studi Ilmu Komunikasi.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB tersebut mengangkat tema Eksplorasi Media Penyiaran sebagai Sarana Informasi, Edukasi, dan Kreativitas.
Ketua HIMIK, Dian Sari, mengatakan kegiatan ini mengangkat tema Eksplorasi Media Penyiaran sebagai Sarana Informasi, Edukasi, dan Kreativitas. bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa tentang dunia penyiaran dan etika jurnalistik.
" Kami berharap bisa menambah wawasan dan kerja sama antara HIMIK dan RRI Sungailiat dapat terus berlanjut ke depan," kata Dian.

Kepala Stasiun RRI Sungailiat, Ruli Prasetya Hadi mengatakan mahasiswa telah memiliki dasar keilmuan dari kampus, mencakup podcast, siaran media sosial, dan aturan penyiaran. Dia berharap kunjungan ini dapat mewujudkan tujuan mahasiswa dalam memahami dunia penyiaran secara langsung.
"Di sini ada Katim Siaran, kalau kalian ingin tahu tentang broadcasting dan Katim Pemberitaan, tentang jurnalistik radio. Silahkan gunakan kesempatan untuk menambah wawasan," kata Kepsta RRI Sungailiat.
Materi siaran disampaikan Ketua Tim Siaran Ita Gustini Wahyuni. Ia menjelaskan programa RRI yang terdiri programa 1, 2, dan 4. Setiap programa, segmen dan jangkauannya berbeda-beda.
"Khusus Programa 2, segmennya anak muda. Nah penyiarnya juga anak muda. Mereka penyiar lepas, atau tenaga kontrak," kata Ita.
Menurut Ita, mahasiswa bisa mengisi acara-acara di Programa 2. Ada pengelolanya yang nanti bisa mengagendakan di mata acara yang berkaitan dengan isu di generasi muda.
"Silahkan saja koordinasikan, bisa juga kalian nanti menyurati RRI jika membutuhkan publikasi melalui RRI," kata Ita.

Materi jurnalistuk pemberitaan radio disampaikan oleh KetuaTim Pemberitaan Lalang Gumilang. Ia memaparkan RRI dalam menyampaikan informasi dan pemneritan dilakukan dengan multiplatform.
" Ada lima pilar penyampaian pesan RRI, yakni siaran terestrial, online, digital, media sosial, dan komunitas. Konten informasinya disesuaikan dengan karakteristik masing-masing," katanya.
Tentang penulisan berita radio, Katim Pemberitaan itu mengatakan penulisan berita radio dan online harus dibuat dengan struktur kalimat yang bersifat piramida terbalik. Penulisannya harus memuat unsur 5W+1H, dan ditulis dalam bahasa tulis mengacu pada pedoman ejaan Bahasa Indonesia yang baku; seperti mengandung unsur subjek, predikat, objek dan keterangan.
"Selalu diingat SPOK, terutama pada penulisan di alinea pertama atau lead. Usahakan singkat padat dan kalimatnya sederhana. Kalau untuk berita online lengkapi dengan foto peristiwa yang sesuai standar untuk mendukung akurasi berita," katanya.
Materi teknik penyiaran disampaikan Agus Salim dari Tim Teknik Media Baru (TMB). Agus menjelaskan alur kerja peralatan siaran mulai dari penangkapan suara oleh mikrofon, pengolahan menjadi sinyal listrik, hingga pemancaran melalui gelombang elektromagnetik secarar real-time kepada pendengar. (Diaz Steffani Zinta/Inpalas)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....