Hampir 100 Ribu Hektar Perkebunan Bangka Berpotensi Dibuka dengan Membakar

  • 28 Agt 2026 20:08 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Bupati Bangka Fery Insani mengungkapkan adanya potensi pembukaan lahan perkebunan dalam jumlah besar yang perlu menjadi perhatian, khususnya saat memasuki musim kemarau.

Fery mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Bangka, terdapat sekitar 46 ribu hektare perkebunan yang seharusnya dikelola dan dipelihara oleh koperasi.

Selain itu, terdapat sekitar 29 ribu kebun masyarakat yang tersebar di berbagai kawasan. Pemerintah daerah juga masih melihat adanya potensi sekitar 25 ribu lahan yang dapat dikembangkan menjadi perkebunan.

“Artinya hampir 100 ribu perkebunan yang akan terbuka dan berpotensi dilakukan pembukaan lahan dengan membakar,” ujarnya saat menjadi pemimpin apel gelar pasukan penanganan karhutla 2026, Jumat, 28 Juli 2026.

Fery menilai persoalan tersebut tidak cukup hanya ditangani melalui upaya pencegahan. Pemerintah perlu melakukan pembinaan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara pembukaan lahan yang aman dan tidak menimbulkan risiko kebakaran.

Ia mengatakan kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar masih dilakukan oleh sebagian masyarakat karena musim kemarau dianggap sebagai momentum yang tepat untuk membersihkan atau membuka lahan.

“Memang ada kebiasaan yang dilakukan masyarakat. Jadi tidak hanya pada aspek pencegahan, tetapi juga ada pembinaan. Saya tidak dalam kondisi menjustifikasi,” kata Fery.

Menurutnya, pendekatan kepada masyarakat perlu dilakukan secara persuasif dengan memberikan pemahaman mengenai dampak pembakaran lahan, terlebih ketika kondisi kemarau membuat lahan dan vegetasi lebih mudah terbakar.

Kepala Desa Cit, Ardani menyebutkan pihaknya telah melakukan sosialisasi ke masyarakat agar mewaspadai kondisi cuaca kemarau ini.

“Termasuk kita minta kepada warga untuk tidak membuka lahan perkebunan dengan cara membakar,” ujar Ardani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....