Hampir 500 Hektare Kejadian Karhutla di Bangka

  • 28 Agt 2026 20:09 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah mencapai sekitar 462 hektare, dengan total 250 titik lokasi.

Kejadian kebakaran terparah di kawasan Lintas Timur dan Rebo, Kecamatan Sungailiat.

Plt. Kabid Damkar Kabupaten Bangka, Rudi Ardiansyah, mengatakan berdasarkan hasil penanganan di lapangan, sebagian besar kebakaran diduga terjadi akibat ulah manusia. Pembakaran lahan secara sengaja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisi tersebut.

"Kalau berdasarkan alam, kita tidak ada," katanya, Jumat 28 Agustus 2026.

Kondisi ini semakin mengkhawatirkan karena Kabupaten Bangka menghadapi cuaca panas dan potensi kekeringan. Pemerintah daerah pun meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Bupati Bangka Fery Insani mengatakan Kabupaten Bangka memiliki delapan kecamatan yang sebagian besar wilayahnya didominasi kawasan pedesaan dan perkebunan.

Menurutnya, kawasan perkotaan hanya terdapat di Sungailiat dan Belinyu. Sementara sejumlah wilayah yang masih memiliki kawasan hutan, termasuk perbatasan Sungailiat-Merawang dan kawasan Lintas Timur, memiliki potensi terjadinya kebakaran.

Fery juga menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat yang masih menggunakan metode pembakaran untuk membuka lahan, khususnya saat memasuki musim kemarau.

"Memang ada kebiasaan yang dilakukan masyarakat membuka lahan dengan melakukan pembakaran pada musim kemarau. Memang dianggap momentum seperti itu," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bangka bersama TNI, Polri, pemerintah desa, serta kelompok masyarakat terus melakukan pemantauan terhadap potensi munculnya titik api. Salah satunya melalui keterlibatan relawan yang secara sukarela membagi tim untuk melakukan pemantauan di sejumlah wilayah rawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....