700 Hektare Lahan di Bangka Terbakar, TNI Turun Bantu Cegah Karhutla
- 16 Sep 2026 16:09 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Hampir 700 hektare lahan di Kabupaten Bangka terbakar hingga awal September 2026 dengan lebih dari 300 titik kejadian.
Data tersebut mengemuka dalam Rakor Pemkab Bangka bersama Mabes TNI di Rumah Dinas Bupati Bangka, Rabu, 16 September 2026.
Staf Ahli Bupati Bangka, Dian Firnandy mengatakan karhutla adalah persoalan lintas sektor yang berkaitan dengan keberlanjutan pembangunan.
“Karhutla merupakan permasalahan lintas sektor yang berkaitan dengan keberlanjutan pembangunan daerah," ujar Dian.
"Data tersebut tidak hanya menjadi angka statistik, tetapi harus menjadi bahan evaluasi bersama, terutama atas kejadian kebakaran yang terjadi sepanjang Agustus hingga memasuki September. Bagaimana api dapat dicegah dan kebakaran dapat dideteksi sejak dini,” katanya.
Perwira Menengah (Pamen) TNI AU, Kolonel Tim Sambas, menjelaskan kehadiran TNI di Sumatera bagian dari penugasan bantu mencegah karhutla. Sekitar 1.000 perwira.dikirim ke berbagai wilayah, 100 personel di Sumsel dari AD, AL, AU, disebar ke kabupaten.
Dirinya sudah 3 minggu di Pulau Bangka, berkeliling melakukan pemantauan dan sosialisasi ke masyarakat dan pemegang hak lahan rawan karhutla. Kehadiran Mabes TNI memberi penguatan bagi Pemda.
"Kami sudah berkeliling di Pulau Bangka. Sebetulnya sebelum ini sudah hadir ke wilayah bapak, melakukan sosialisasi dan mencegah terjadinya karhutla,” ujarnya.
Kolonel Sambas tekankan pencegahan dan deteksi dini sebagai langkah utama. Salah satu upaya adalah penguatan Desa Peduli Api.
“Fase deteksi dini tujuannya mengetahui adanya titik api dalam waktu 2 x 24 jam,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....