Baznas Bangka 2026-2031 Sasar Zakat dari Sawit hingga Tambang Timah

  • 25 Agt 2026 12:37 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bangka periode 2026 - 2031 akan menyasar pengumpulan zakat dari pengusaha sawit hingga pertambangan.

Pasalnya potensi tersebut belum tergali secara optimal dalam pengumpulan zakat Baznas Bangka.

Ketua Baznas Kabupaten Bangka Asmawie Alie mengaku selama ini, pengumpulan zakat masih didominasi dari kalangan PNS.

"Pengumpulan zakat saat ini didominasi oleh pengumpulan zakat PNS. Baru 15 persen yang telah terkumpulkan," ujarnya, Senin, 24 Agustus 2026.

Untuk meningkatkan capaian tersebut, Baznas memperluas sasaran muzaki dengan menyasar sektor perkebunan kelapa sawit, pertambangan timah serta berbagai jenis usaha lainnya.

Menurut Asmawie, sektor-sektor ini memiliki potensi yang dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pengumpulan zakat di Kabupaten Bangka.

Selain memperluas sumber zakat, BAZNAS juga akan berupaya memastikan dana yang berhasil dihimpun dapat disalurkan secara efektif kepada masyarakat yang berhak menerima.

"Akan kita lakukan pengumpulan zakat yang lebih efektif, program unggulan, kemudian mengefektifkan distribusi zakat yang terkumpul," katanya.

Dengan kepemimpinan baru ini, BAZNAS Bangka menargetkan pengelolaan zakat yang semakin optimal, tidak hanya dari sektor pemerintahan, tetapi juga dari sektor usaha dan ekonomi masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu memperbesar manfaat zakat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bangka.

Warga Sungailiat Bahri berharap dengan kepengurusan baru dapat lebih memperluas penyaluran zakat dalam membantu masyarakat.

"Dana yang terkumpulkan kita ketahui, disalurkan untuk program rumah layak huni, membantu pengobatan warga, bantuan usaha dan lain lain," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....