Pemkab Bangka Tengah Perkuat Koordinasi Antisipasi Karhutla
- 14 Agt 2026 08:53 WIB
- Sungailiat
RRI.CO,ID, Bangka Tengah - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi Kabupaten Bangka Tengah akan mengalami musim kemarau dengan intensitas tinggi. Menanggapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mempercepat respons jika terjadi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengatakan kondisi kemarau berpotensi mengganggu ketersediaan air bersih, aktivitas pertanian, serta meningkatkan risiko karhutla.
"Kondisi ini berpotensi menimbulkan kekeringan yang dapat mengganggu ketersediaan air bersih, aktivitas pertanian, serta meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, maka dari itu kita perlu meningkatkan kesiapsiagaan," kata Algafry dalam keterangan tertulis, Kamis 13 Agustus 2026.
Ia merinci langkah antisipasi meliputi deteksi dini titik rawan kebakaran, pemantauan, serta memastikan koordinasi antarinstansi berjalan cepat dan tepat saat situasi darurat.
Bupati juga mengimbau warga memanfaatkan air secara bijak dan menjaga kelestarian sumber air.
Hal senada disampaikan warga Koba, Ramdani. Ia meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
"Hati-hati saat menyalakan api baik di rumah maupun di luar rumah, jangan membuka lahan dengan cara dibakar karena sangat berisiko. Dan yang penting juga kita harus bijak dan hemat menggunakan air, pakai seperlunya saja," ucap Ramdani. (Ril)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....