Pemprov Berkomitmen Selasikan Permasalahan Tata Ruang Wilayah di Babel

  • 08 Mei 2026 12:54 WIB
  •  Sungailiat
Poin Utama
  • Komitmen Gubernur Babel menyelesaikan permasalahan tata ruang wilayah

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berkomitmen dalam menyelesaikan permasalahan tata ruang wilayah yang mengalami tumpang tindih di Babel yang dari tahun ke tahun belum kunjung terselesaikan.

“Imbauan kita selesaikan karena apa kata Bupati tadi, tidak ada gunanya kita kalau tidak bisa selesaikan masalah ini hidup ini, rakyat miskin begini rakyat punya kebun tapi tidak bisa bisa seetifikat terbentur dengan IUP timah, membuat hotel mewah itu tidak bisa terbentur dengan IUP timah minta rekomendasi gimana pun timah pun gak keluar-keluar kan,” kata Gubernur Babel, Hidayat Arsani, Jumat 8 Mei 2026.

Hidayat mengatakan, ini adalah pekerjaan rumah (PR) lama bukan hanya di era kepepeminpinannya. “Ini zaman dulu sudah ada. harus diselesaikan zaman bapak harus diselesaikan, mumpung kita masih kuat,” katanya.

Menurut dia, terkait persoalan ini pihaknya ingin berkoordinasi langsung dengan pemerintah pusat, agar pusat melihat kondisi sebenarnya yang terjadi di Bangka Belitung.

“Saya rasa kita dengan PT Timah biasa-biasa aja lah kita langsung pusat aja lah kita cari wasit yang baik lah, percuma kita dengan PT Timah tapi solusi nggak ada juga. Kita cari wasit yang yang wasit yang betul-betul tidak kiri, tidak kanan dan kepentingan masyarakat supaya Pak Presiden tahu bahwa kita ini, Babel ini begini lho posisinya tidak di-prank-kan pada saat itu,” ujarnya.

Bupati Belitung Djoni Alamsyah mengatakan, masalah tata ruang itu sedang pihaknya verifikasi secara detail terkait masalah tumpang tindih (overlap) tersebut. Lanjut dia, tumpang tindih ini tidak hanya terjadi dengan lahan timah saja, tetapi juga dengan IUP Galian C dan izin perkebunan.

“Selain dengan masyarakat, tumpang tindih ini juga terjadi di kawasan Hutan Produksi dan Hutan Lindung. Kami sedang mengumpulkan data dan melakukan verifikasi. Setelah datanya valid, sesuai arahan Pak Gubernur, data tersebut akan kami bawa ke DPR RI,” kata Djoni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....