Sektor Retribusi Daerah Andalan Tingkatkan PAD di Bangka
- 06 Mei 2026 13:48 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka menjadikan sektor retribusi daerah sebagai salah satu andalan dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026. Target ambisius pun dipasang, yakni sebesar Rp103 miliar.
Berdasarkan hasil evaluasi triwulan I, realisasi retribusi saat ini telah mencapai sekitar Rp39 miliar atau 38,04 persen dari target yang ditetapkan. Capaian dinilai masih berada pada jalur yang tepat dan berpotensi terus meningkat hingga akhir tahun.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangka Hariyadi menuturkan, kontribusi terbesar retribusi daerah berasal dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), yang selama ini menjadi sektor unggulan dalam menyumbang pendapatan dari layanan publik.
“Ada empat komponen pendapatan asli daerah (PAD) kan, ada pajak daerah, retribusi, hasil kekayaan yang dipisahkan, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah,” kata Hariyadi, Rabu, 6 Mei 2026.
Selain itu, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) pengelola retribusi juga terus didorong untuk meningkatkan kinerja pemungutan.
Pemerintah daerah menilai, kunci utama dalam mencapai target tersebut bukan dengan menaikkan tarif, melainkan dengan membenahi sistem pengelolaan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Retribusi ini kita dorong optimal tanpa membebani masyarakat. Kita perbaiki sistem dan pelayanan, sehingga kepatuhan juga meningkat,” ujar Bupati Bangka Fery Insani.
Secara keseluruhan, target PAD Kabupaten Bangka tahun 2026 dipatok sebesar Rp235 miliar. Komponen tersebut terdiri dari pajak daerah Rp123 miliar, retribusi daerah Rp103 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp6,5 miliar, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp1,5 miliar.
Hingga saat ini, realisasi PAD tercatat mencapai Rp83 miliar atau sekitar 35,52 persen. Pemerintah optimistis angka tersebut akan terus bertambah seiring dengan optimalisasi seluruh sektor pendapatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....