WFH 50 Persen Berlaku, Pelayanan Langsung Tetap Jadi Prioritas Pemkab Bangka

  • 08 Apr 2026 14:20 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Pemerintah Kabupaten Bangka resmi menerapkan kebijakan work from home (WFH) sebesar 50 persen bagi pegawai di lingkungan kerjanya. Kebijakan ini diberlakukan khusus untuk aparatur sipil negara (ASN) yang berada di bidang teknis.

Meski demikian, pemerintah daerah memastikan bahwa pelayanan langsung kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama dan tidak terdampak oleh kebijakan tersebut.

Hal itu disampaikan Penjabat Sekda Bangka Thony Marza, dimana kebijakan tidak berlaku bagi pejabat struktural seperti Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian, kepala bidang, camat, lurah, hingga kepala desa.

“Seluruh pejabat tersebut tetap diwajibkan menjalankan tugas dari kantor guna memastikan koordinasi dan pelayanan publik tetap berjalan optimal,” kata Thony, Rabu, 8 April 2026.

Selain itu, sejumlah unit kerja yang bersifat pelayanan langsung juga dikecualikan dari kebijakan WFH. Di antaranya adalah rumah sakit, puskesmas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta tenaga pendidik atau guru.

“Kalau pun harus ada efisiensinya yang dibagian bidang admnistrasi. Dan dibidang kesehatannya, toh kita tidak bisa merawat orang melalui online, begitu juga pengamanan masyarakat tidak bisa secara online,” ujarnya.

Unit-unit tersebut tetap bekerja seperti biasa karena layanan yang diberikan tidak memungkinkan untuk dilakukan secara daring.

Pemerintah Kabupaten Bangka menegaskan bahwa kebijakan WFH ini diterapkan secara selektif dengan mempertimbangkan efektivitas kinerja serta kebutuhan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan pengaturan ini, diharapkan kinerja pemerintahan tetap berjalan optimal tanpa mengurangi kualitas layanan publik yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Pendengar RRI Sungailiat, Andi, mengaku memahami kebijakan WFH sebagai bagian dari penyesuaian. Namun, ia menekankan pentingnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami tidak masalah ASN bekerja dari rumah, yang penting pelayanan tetap cepat dan tidak berbelit,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....