Peredaran Narkoba di Babel, BNN RI Soroti Jalur Tikus
- 23 Apr 2026 14:37 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Pemberantasan Narkoba di Babel waspada jalur tikus
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menyoroti adanya “jalur-jalur tikus” terhadap peredaran narkoba di Kepulauan Bangka Belitung. BNN menyatakan ini adalah konsen semuanya.
“Bangka Belitung adalah provinsi yang sangat kaya, sangat strategis, wilayahnya kepulauan, tapi juga tentunya memiliki potensi, karena luasnya wilayah Kepulauan ada pintu-pintu jalur tikus yang mungkin perlu menjadi concern masyarakat,” kata Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto dalam kunker Babel, Kamis 23 April 2026.
Untuk itu, kata Suyudi, BNN tidak bisa sendiri, melainkan harus didukung oleh masyarakat terutama informasi-informasi terkait masuknya narkotika, peredaran maupun pembuatan.
“Karena sekarang negara kita bukan hanya menjadi tempat transit, tapi sudah menjadi tempat pembuatan. Kita pun BNN RI beberapa kali mengungkap kasus Laboratorium London Stain, yang ada di beberapa wilayah, di apartemen-apartemen, yang isinya adalah etomidate-etomidate, obat-obat bius yang disusupkan ke roko-roko elektrik, ini yang banyak kita ungkap sehingga makanya kita begitu tegas untuk menindak para pelaku-pelaku ini,” ucapnya.
Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani mengaku, khawatir dengan anak-anak yang ada di sekolah ini. Dari data yang dilaporkan oleh BNN terntang narkoba di Babel harus disikapi waspada.
“Mari kita samsa-sama perang narkoba. Dan di dalam palsapah adalah narkoba adalah musuh besar pemerintah dan musuh besar rakyat kita. Yang dalam keadaan kondisi kita yang selalu waspada terhadap apapun yang terjadi di negeri kita,” kata Hidayat.
Ia juga mengingatkan kepada pengajar, pendidik, ulama, pendeta, dan lainnya semua iikut andil di dalam memerangi narkoba tersebut.
“Karena tanpa mereka juga kita tidak bisa berbuat banyak. Walaupun canggih apapun teknologi, tapi kita butuh kebersamaan untuk memerangi narkoba ini,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....