Enam Anak di Bawah Umur dan 36 Pelajar di Babel Terlibat Edarkan Narkoba
- 14 Apr 2026 14:33 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Penyalahgunaan narkoba di Babel
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengungkapkan enam orang anak di bawah umur terlibat kasus pidana narkoba dari 165 kasus narkoba periode Januari hingga April 2026.
Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Viktor T Sihombing mengungkapkan, masalah penyalahgunaan narkoba ini semua kalangan bisa terdampak.
“Makanya tujuan dari pemutnahan ini juga sebenarnya sebagai transparansi, sekaligus memberikan informasi dan pembelajaran bagi kita semua, supaya pelajar-pelajar kita, terutama yang terlibat, mungkin tidak mengulangi perbuatannya, sekaligus pelajar yang lain juga tidak mengikuti apa yang menjadi problem hari ini tentang penyalahgunaan narkoba,” kata Viktor, Selasa 13 April 2026.
Sementara, Direktur Resnarkoba Polda Babel Kombes Pol Ronald Fredy C Sipayung mengatakan, dari 206 tersangka, pelaku didomiasi oleh laki-laki sebanyak 186 orang, atau 90,29 persen dan Wanita sebanyak 20 orang atau 9,71 persen.
“Dengan kelompok usia pelaku di bawah 17 tahun sebanyak 6 orang, kelompok usia 17-27 tahun sebanyak 78 orang, kelompok usia 27-37 sebanyak 59 orang, kelompok usia 37-47 sebanyak 57 orang, dan di atas 47 tahun 6 orang,” kata Ronald, Selasa 14 April 2026.
Ia menegaskan, terhadap pengedari ini ancaman hukumannya lebih berat sesuai dengan kelompok usia tersebut, pada ungkap kasus ini tersangka 206 itu adalah pengedar.
Ia juga mengungkapkan, pelajar yang atau anak di bawah umur yang terlibat ini adalah mereka yang dimanfaatkan.
“Dimanfaatkan oleh para pengedar untuk membawa, mengirim, mengambil, menjemput. Tentu dengan iming-iming. Jadi memang motifnya ekonomi. Kalau kita lihat kan, 1 kilo itu bisa di atas Rp5 juta honornya. Mungkin itu menggiurkan mereka,” katanya.
Sementara berdasarkan klasifikasi untuk kelompok pekerjaan pelaku di antaranya pelajar mahasiswa sebanyak 36 Orang, kelompok Pekerjaan Karyawan Swasta sebanyak 8 orang, kelompok Pekerjaan Wiraswasta sebanyak 22 Orang, kelompok Pekerjaan Buruh Harian sebanyak 73 orang, kelompok Pekerjaan IRT sebanyak 12 orang, kelompok Pekerjaan petani/nelayan sebanyak 21 orrang, kelompok Pekerjaan Tidak Bekerja sebanyak 33 orang, dan satu orang aparat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....