BI Babel akan Kembali Menggelar Acara ‘Bekisah’
- 06 Apr 2026 10:36 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Bekisah BI Babel 2026
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan kembali menggelar Bangka Belitung Ekonomi Keuangan Syariah (Bekisah) 2026 dalam waktu dekat, ini adalah untuk keenam kalinya digelar.
Agenda tahunan ini ditegaskan sebagai komitmen jangka panjang BI dalam mengampanyekan potensi ekonomi dan keuangan syariah di Bumi Serumpun Sebalai ini.
Kepala Perwakilan BI Bangka Belitung, Rommy Sariu Tamawiwy, mengatakan, pengembangan ekonomi syariah merupakan proses berkelanjutan yang tidak bisa tuntas dalam waktu singkat. Oleh karena itu, BI konsisten merangkul berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan besarnya potensi sektor ini.
"Potensi kita luar biasa, terutama dengan mayoritas penduduk Bangka Belitung yang muslim. Ini adalah modal besar yang harus kita kelola bersama untuk mewujudkan ekosistem ekonomi syariah yang tangguh," kata Rommy, Senin 6 April 2025.
Meski memiliki potensi pasar yang besar, Rommy mengakui adanya tantangan nyata, terutama dalam memperkuat keberadaan institusi keuangan syariah di tengah dominasi model ekonomi konvensional.
Sebagai bentuk keseriusan, Bank Indonesia telah membentuk departemen khusus yakni Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) untuk mengawal kebijakan ini secara nasional maupun regional.
Dalam memperkuat mata rantai ekosistem halal, BI juga menaruh perhatian pada ketersediaan Juru Sembelih Halal (Juleha). Bekerja sama dengan MUI dan LPPOM, BI telah memfasilitasi pelatihan ratusan Juleha yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bangka Belitung.
"Tahun lalu ada sekitar 350 Juleha yang kami dukung melalui kerja sama dengan MUI. Tahun ini program tersebut terus berlanjut guna memastikan hulu dari produk pangan kita benar-benar terjamin kehalalannya," katanya.
Penyelenggaraan Bekisah 2026 kembali dipusatkan di Masjid Kubah Timah, Pangkalpinang, jika tahun lalu mengundan Ustaz Das’ad Latif di tahun ini akan mengundang penceramah yakni Ustaz Zacky Mirza.
Pemilihan lokasi ini dinilai strategis dan sarat makna filosofis. Selain selaras dengan tema syariah, keberadaan masjid yang berdampingan dengan gereja menjadi simbol persaudaraan dan toleransi di Bangka Belitung.
"Lokasi ini penting untuk menyuarakan bahwa ekonomi syariah bisa bergerak berdampingan dengan umat lain dalam semangat kebersamaan," ujarnya.
Selain literasi keuangan, Bekisah 2026 juga dimeriahkan dengan bazar UMKM yang telah lolos kurasi ketat oleh Bank Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat memacu para pengusaha lokal untuk terus meningkatkan kualifikasi produk mereka.
Sebagai langkah nyata percepatan, BI Babel juga telah menjalin kerja sama (MoU) dengan IAIN SAS Babel terkait Lab Halal. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pemuka agama diharapkan dalam Bekisah ini.
Sementara, Kepala Unit FPPUKIS Kantor Perwakilan BI Babel, Dika Prasetya Putra mengatakan, dari kegiatan Bekisah sebelumnya sangat diikuti antusias baik pelaku usaha maupun pengunjung, itu juga dibuktikan dengan transaksi meningkat.
“Antusias mengingkat pengunjung dan pelaku usaha itu stimulus bagi pelaku UMKM untuk mengikuti itu,” kata Dika.
Ia menambahkan, implentasi dari Bekisah bukan hanya besarnya transaki akan tetapi perluasan pasar UMKM, serta Bekisah ini menuju event atau festival sekala lebih besar.
“Dari bekisah kami lihat UMKM memiliki potensi bagus uhtu kami ajak promosi perliasan pasar dari Babel ikut tingkat Sumatera bisa sampai ke tingkat nasional. Dan acara ini menjadi ajang kami mengidentikiasi UMKM halal yang kami gandeng masuk dalam industri kreatif syariah ini kurasi yang dilakukan secara nasional,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....