Makna Payung Thai Se Ja dan Tradisi Lelang dalam Sembahyang Rebut
- 28 Agt 2026 20:05 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Payung yang dipasang pada pundak patung Thai Se Ja dalam tradisi Sembahyang Rebut dikenal sebagai payung keramat dan memiliki makna simbolis sebagai perlindungan. Dalam kepercayaan masyarakat, payung tersebut juga melambangkan harapan akan kemakmuran dan keselamatan bagi lingkungan serta warga yang melaksanakan ritual.
Payung menjadi bagian dari perlengkapan patung Thai Se Ja bersama bendera yang dipasang pada pundaknya. Keberadaan payung tersebut bukan sekadar pelengkap visual, melainkan bagian dari simbol perlindungan dalam rangkaian Chit Ngiat Pan yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Setelah rangkaian sembahyang selesai, payung Thai Se Ja di sejumlah pelaksanaan dapat menjadi bagian dari prosesi lelang. Lelang tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian masyarakat karena payung dipercaya memiliki nilai simbolis dan hasil lelang umumnya diperuntukkan bagi kas kelenteng.
Ko Ahcun, warga Tionghoa di Merawang, mengatakan payung pada Thai Se Ja mempunyai makna yang berkaitan dengan perlindungan dan kemakmuran. "Payung itu bukan sekadar hiasan, tetapi ada makna perlindungan dan harapan agar masyarakat mendapat kehidupan yang baik," ujar Ko Ahcun dalam acara Ngupi Pagi di Pro4 RRI Sungailiat, Jumat 28 Agustus 2026.
Sementara itu, Ko Ahyung, warga Tionghoa di Lubuk Kelik, mengatakan payung tersebut kemudian dapat dilelang setelah digunakan dalam rangkaian ritual. "Biasanya payung menjadi salah satu yang dilelang, dan masyarakat yang ikut lelang melihatnya bukan hanya sebagai barang, tetapi juga ada nilai dan makna di dalamnya," kata Ko Ahyung.
Proses lelang dilakukan dengan membuka penawaran kepada masyarakat, kemudian payung diberikan kepada penawar dengan nilai tertinggi sesuai ketentuan panitia atau kelenteng. Nilai lelang dapat berbeda-beda di setiap tempat, sementara dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung kebutuhan dan kegiatan kelenteng.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....