Mengenal Peh Cun, Tradisi Masyarakat Tionghoa di Bangka Belitung
- 12 Jun 2026 14:39 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat — Peh Cun dirayakan warga Tionghoa tiap tanggal 5 bulan 5 penanggalan China. Tradisi ini lekat dengan bakcang, ritual budaya, dan penghormatan ke Qu Yuan, patriot Tiongkok kuno. Warga Tionghoa di Babel melestarikan tradisi ini.
Warga Tionghoa Bangka, Ko Ahyau, mengatakan Peh Cun telah menjadi bagian dari tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
“Peh Cun selalu diperingati setiap tahun oleh masyarakat Tionghoa. Biasanya keluarga berkumpul dan menikmati bakcang bersama,” ujarnya dalam acara Ngupi pagi di Pro4 RRI Sungailiat, Kamis, 11 Juni 2026.
Menurut Ko Ahyau, perayaan Peh Cun tidak hanya menjadi tradisi budaya, tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan keluarga dan menjaga warisan leluhur.
Sementara itu, Ko Ahyung, warga Tionghoa lainnya menjelaskan bahwa tradisi Peh Cun berawal dari kisah Qu Yuan, seorang pejabat dan pujangga yang dikenal karena kesetiaannya kepada negara.
“Masyarakat Tionghoa mengenang Qu Yuan melalui perayaan Peh Cun. Karena itu, tradisi ini memiliki makna penghormatan terhadap kesetiaan, pengabdian, dan nilai-nilai kebajikan,” katanya.
Selain menyajikan bakcang sebagai makanan khas, masyarakat Tionghoa di Bangka Belitung juga memanfaatkan momentum Peh Cun untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat.
Tradisi Peh Cun menjadi salah satu kekayaan budaya yang masih terjaga di Bangka Belitung dan terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Tionghoa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....