Basarnas Hentikan Operasi SAR Kamaludin setelah Penyisiran 23 Km² Hutan
- 09 Jun 2026 21:49 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Badan Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang menghentikan operasi pencarian Kamaludin (60), warga Desa Tugang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Selasa, 9 Juni 2026.
Pencarian resmi dihentikan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif selama lima hari, serta dilakukan evaluasi dan koordinasi antara unsur SAR gabungan, serta pihak keluarga korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang Mikel menjelaskan, selama operasi berlangsung tim telah mengerahkan berbagai metode pencarian untuk menemukan keberadaan korban dengan melakukan penyisiran kawasan hutan seluas 23 kilometer persegi menggunakan metode Explore Search and Rescue (ESAR), namun belum membuahkan hasil.
“Selama lima hari operasi berlangsung, seluruh potensi dan metode pencarian telah kami kerahkan secara maksimal. Namun hingga batas waktu operasi, korban belum berhasil ditemukan,” ujar Mikel dalam rilis yang diterima RRI.
Meski operasi SAR resmi ditutup dengan hasil nihil, Basarnas memastikan akan tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan informasi yang berkaitan dengan keberadaan korban.
“Apabila di kemudian hari terdapat informasi yang akurat atau ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi SAR dapat dibuka kembali untuk dilakukan pencarian lanjutan,” katanya.
Basarnas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam upaya pencarian Kamaludin selama lima hari terakhir. Sementara itu, pihak keluarga korban telah menerima penjelasan terkait penghentian operasi dan diharapkan tetap tenang sambil menunggu perkembangan informasi selanjutnya.
Dengan ditutupnya operasi tersebut, pencarian Kamaludin untuk sementara dinyatakan berakhir, sembari menunggu adanya petunjuk baru yang dapat membantu mengungkap keberadaan warga Desa Tugang tersebut.
"Kita yakin keluarga korban sudah pasrah, apalagi medan pencarian korban cukup menantang, yang terpenting tim sudah berupaya dan berusaha," kata warga Bangka Barat Andi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....