Tim SAR Gabungan Cari ABK Hilang di Selat Karimata
- 17 Mei 2026 18:53 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Beltim - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan melakukan pencarian terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Feliana 1 yang dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut di Perairan Selat Karimata, Kabupaten Belitung Timur, Minggu, 17 Mei 2026.
Korban diketahui bernama Haris Sukhatno (44), warga Desa Jangkang, Kecamatan Dendang, Kabupaten Belitung Timur. Korban diduga terjatuh saat kapal sedang berlabuh di area pemancingan atau fishing ground.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang Mikel Rachman Junika menjelaskan, insiden terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu Kapal Feliana 1 yang berangkat dari Pelabuhan Rakyat Desa Baru Manggar sejak pukul 03.00 WIB telah tiba di lokasi pemancingan.
Setelah kapal tiba, nakhoda mematikan mesin dan membiarkan kapal berhanyut mengikuti arus. Korban kemudian terlihat berjalan menuju bagian buritan kapal sebelum terpeleset dan jatuh ke laut.
“Rekan korban langsung melaporkan kejadian tersebut dan bersama kru kapal melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi kapal,” ujar Mikel dalam rilis yang diterima RRI.
Namun hingga beberapa waktu dilakukan pencarian, korban yang terakhir terlihat mengenakan jaket berwarna merah belum ditemukan. Korban diduga tenggelam dan terbawa arus ke bawah lambung kapal sesaat setelah terjatuh.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang pada pukul 13.46 WIB dari seorang warga bernama Pandi Salim. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Rescue Pos SAR Belitung langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Posisi terakhir korban atau Last Known Position (LKP) diperkirakan berada pada koordinat 04°33'33.06"S 107°54'54.06"E di Perairan Selat Karimata.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Rescuer Pos SAR Belitung, USS Tanjung Pandan, BPBD Kabupaten Belitung Timur, serta Satpolairud Polres Belitung Timur.
Dalam proses pencarian, tim SAR gabungan menggunakan kapal nelayan yang dilengkapi alat komunikasi satelit guna mempermudah koordinasi di lapangan.
SAR Mission Coordinator, Mikel Rachman, mengatakan pihaknya akan memaksimalkan upaya pencarian bersama unsur SAR dan nelayan setempat agar korban segera ditemukan.
“Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan seluruh potensi SAR dan nelayan di sekitar lokasi kejadian untuk mempercepat proses pencarian korban,” ujarnya.
Sementara warga Beltim Elny berharap korban dapat segera ditemukan.
“Semoga dapat ditemukan, dalam kondisi apapun,” ucapnya. (rilis Basarnas)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....