Gubernur Babel Soroti Menu MBG di SMA Negeri 1 Damar

  • 15 Jun 2026 17:25 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyoroti kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan kepada siswa SMA Negeri 1 Damar, Kabupaten Belitung Timur, Senin 16 Juni 2026.

Menurutnya, menu yang diberikan belum sesuai dengan tujuan program yang diinisiasi Presiden untuk memenuhi kebutuhan gizi para pelajar.

Menu yang di soroti Gubernur saat berkunjung ke SMA Negeri 1 Damar. (Foto : RRI)

Temuan tersebut disampaikan Hidayat saat meninjau langsung pelaksanaan program MBG di sekolah tersebut di sela agenda kunjungannya di Belitung Timur. Ia menilai komposisi makanan yang diterima siswa perlu diperbaiki, mulai dari olahan lauk hingga porsi sayuran.

"Tolong makanannya dirubah. Memang sudah ada ayam, tapi jangan asal goreng. Bikin yang lembut. Sayurnya sedikit sekali, tempenya juga seperti ini," kata Hidayat di hadapan pihak sekolah.

Ia menegaskan, program MBG merupakan instruksi langsung Presiden yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diminta menjalankan program tersebut dengan penuh tanggung jawab dan tidak semata-mata mengejar keuntungan.

"Jangan terlalu banyak ngambil untungnya untuk mitra-mitra ini. Ini proyek Pak Presiden yang mulia," ujarnya.

Gubernur saat baru tiba di SMAN 1 Damar. (Foto : Arif/RRI)

Dalam kesempatan itu, Hidayat juga mempertanyakan tidak adanya susu dalam paket makanan yang diterima siswa. Menurutnya, hal tersebut perlu menjadi perhatian karena dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap program MBG.

"Mana susunya? Tidak ada. Tolong ini, kepala sekolah lapor sama saya. Saya akan lapor Pak Presiden. Kasihan, gara-gara seperti ini Pak Presiden dihujat orang karena pelaksanaannya tidak sesuai," ucapnya.

Hidayat menyebut pemerintah provinsi akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG di Bangka Belitung. Jika ditemukan pelanggaran atau ketidaksesuaian dalam pelaksanaannya, pihak terkait akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

"Pak Gubernur Bangka Belitung akan awasi semuanya. Kalau tidak cocok, kita proses sesuai hukum yang berlaku," katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak menyalahgunakan program tersebut. Menurutnya, MBG bukan sekadar proyek biasa, melainkan program yang menyangkut kepentingan dan masa depan generasi muda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....