Penyaluran MBG Bangka Tetap Berlanjut Selama Ramadan

  • 29 Jan 2026 16:14 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap menyalurkan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada penerima manfaat di Kabupaten Bangka selama Bulan Suci Ramadan 2026. Program ini menyasar pada pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita guna memastikan pemenuhan gizi masyarakat tetap terjaga meski di tengah pelaksanaan ibadah puasa.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikepora) Bangka Boy Yandra menuturkan, mekanisme penyaluran MBG selama Ramadan disesuaikan dengan kondisi penerima manfaat. Untuk pelajar yang menjalankan ibadah puasa, paket makanan diberikan dalam bentuk makanan kering yang dapat dikonsumsi saat berbuka, sementara bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, penyaluran dilakukan seperti biasa dengan memperhatikan kebutuhan gizi masing-masing.

“Gak tau bentuk makanan keringnya seperti apa, tapi juknis khususnya belum turun ke masing – masing kabupaten, tapi Insya Allah akan dilaksanakan sudah koordinasi dengan kepala SPPGnya,” ucap Boy Yandra kepada RRI, Kamis, 29 Januari 2026.

Keberlanjutan program MBG selama Ramadan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang generasi, sekaligus menjaga ketahanan gizi masyarakat. “Ramadan tidak menjadi penghalang untuk tetap memberikan pelayanan gizi yang optimal kepada penerima manfaat,” ujarnya.

Selain itu, SPPG Bangka juga berkoordinasi dengan sekolah, puskesmas, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan distribusi MBG berjalan lancar dan tepat sasaran selama Ramadan. Pengawasan terhadap kualitas dan keamanan pangan tetap menjadi prioritas agar makanan yang disalurkan aman dan layak konsumsi.

Dengan tetap berjalannya program MBG selama Ramadan, diharapkan kebutuhan gizi masyarakat Kabupaten Bangka dapat terus terpenuhi dan memberikan dampak positif terhadap kesehatan anak-anak serta kelompok rentan lainnya.

“Kami menyambut positif, MBG tetap berjalan, asal menunya harus dievaluasi yang memang cocok saat berbuka puasa, karena sayang kan kalau sampai gak dimakan, atau basi, mubazir,” kata orang tua siswa Arkandi.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....