Disbudporapar Perketat Pengawasan Keamanan Destinasi Wisata saat Libur Lebaran
- 11 Mar 2026 11:48 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sumenep memperketat pengawasan di sejumlah destinasi wisata guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk aksi balap liar selama masa libur Hari Raya Idulfitri.
Kepala Bidang Pariwisata Disbudporapar Sumenep, Andri Zulkarnain, mengatakan pihaknya telah menjalin koordinasi dengan aparat kepolisian untuk melakukan langkah pencegahan di sejumlah kawasan wisata yang diprediksi ramai pengunjung.
Menurutnya, kerja sama dilakukan dengan jajaran Polsek Batang-Batang untuk meminimalkan potensi balap liar yang kerap terjadi di kawasan wisata, khususnya di wilayah pesisir.
“Selama dua tahun terakhir kami tidak mengizinkan kegiatan camping dan penggunaan sound system secara bebas di kawasan wisata. Pembatasan ini menjadi salah satu langkah untuk meminimalkan potensi terjadinya balap liar,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan, pembatasan kegiatan tersebut dilakukan karena aktivitas dengan penggunaan sound system sering kali menjadi pemicu berkumpulnya banyak kendaraan yang kemudian berpotensi memicu balap liar.
Meski tidak sepenuhnya dapat menghilangkan potensi tersebut, langkah pembatasan dinilai mampu mengurangi risiko yang mungkin terjadi di lapangan.
Selain aspek keamanan, Disbudporapar juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep untuk memastikan kesiapan layanan kesehatan di kawasan wisata.
Pihaknya meminta agar ambulans serta tenaga medis disiagakan di beberapa destinasi yang memiliki tingkat kunjungan tinggi, seperti Pantai Lombang dan Pantai Slopeng.
“Tenaga medis dan ambulans kami siapkan untuk berjaga di beberapa destinasi wisata yang berpotensi ramai. Ini sebagai langkah antisipasi jika terjadi kondisi darurat,” katanya.
Ia menambahkan, pengelola destinasi wisata juga telah diminta untuk menjalin koordinasi dengan puskesmas terdekat guna memudahkan penanganan apabila terjadi insiden di lokasi wisata.
Dengan berbagai langkah mitigasi tersebut, pemerintah daerah berharap aktivitas wisata selama libur Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan tetap memberikan pengalaman positif bagi para pengunjung.