KNMP Perkuat Ekonomi Nelayan Pesisir Kabupaten Sumenep

  • 03 Mar 2026 23:54 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, dinilai mampu memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumenep. Program tersebut menjadi bagian dari upaya penataan kawasan pesisir sekaligus peningkatan kesejahteraan nelayan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa KNMP merupakan langkah strategis dalam memberdayakan masyarakat pesisir. Menurutnya, kawasan nelayan tidak hanya ditata secara fisik, tetapi juga diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Program ini bukan sekadar membangun kawasan nelayan yang lebih rapi, tetapi juga mendorong terciptanya aktivitas ekonomi yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya saat mendampingi kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan RI di Desa Dapenda, Selasa 3 Maret 2026.

Ia menegaskan, Kabupaten Sumenep memiliki potensi kelautan yang sangat besar karena didukung wilayah kepulauan yang luas dan sumber daya laut yang melimpah. Potensi tersebut, kata dia, harus dikelola secara optimal agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Melalui KNMP, nelayan diharapkan tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan ikan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha turunan seperti pengolahan hasil laut hingga sektor ekonomi kreatif berbasis kelautan.

“Kami berharap program ini benar-benar bsa berdampak terhadap peningkatan pendapatan dan taraf hidup masyarakat nelayan,” katanya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian sumber daya laut dengan cara yang bijak dan berkelanjutan. Menurutnya, pengelolaan yang tidak terkontrol justru dapat merugikan generasi mendatang.

Pemerintah Kabupaten Sumenep, lanjutnya, berkomitmen mendukung program pembangunan yang berorientasi pada penguatan ekonomi masyarakat pesisir dan kepulauan. “Kami ingin nelayan Sumenep semakin maju dan sejahtera, serta mampu menjadikan sektor kelautan sebagai pilar utama pembangunan daerah,” ucapnya.

Rekomendasi Berita