Kemenpora Susun Skema Keberlanjutan Atlet
- 11 Jan 2026 07:10 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia tengah merancang langkah dan strategi baru untuk meningkatkan jaminan kesejahteraan atlet di masa depan. Upaya ini dilakukan karena ada anggapan bahwa profesi atlet masa depannya tidak menjanjikan. Hususnya setelah masa kompetisi berakhir.
Dari laman kemenpora..co.id Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, selepas mengukuhkan sekaligus melepas Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games 2025 Thailand, pada Sabtu (10/1/2026) pagi, menyatakan bahwa atlet merupakan aset bangsa yang telah berjuang membawa nama Indonesia ke level internasional. Karena itu, perhatian negara tidak boleh berhenti pada pemberian bonus prestasi semata.
Menurut Erick, Presiden Prabowo Subianto turut mendorong agar pemerintah mencari solusi jangka panjang bagi atlet, salah satunya melalui perumusan skema dana pensiun. Namun demikian hal ini masih ada tantangannya yang terletak pada status atlet yang sebagian besar berada di sektor nonformal.
Kemenpora pun mulai mengkaji mekanisme kontribusi masa depandepannya para atlet. Termasuk kemungkinan mengelola sebagian pendapatan atau bonus atlet sebagai tabungan jangka panjang. Namun, pengelolaan dana tersebut ditekankan harus transparan dan aman dari potensi penyalahgunaan.
Pada tahun 2026 ditetapkan sebagai tahap awal penyusunan konsep dana pensiun atlet secara menyeluruh. Pemerintah berharap skema ini dapat direalisasikan dalam beberapa tahun ke depan sebagai bentuk perlindungan berkelanjutan bagi atlet nasional.