Praktisi Ekonomi Dorong UMKM Takjil Perkuat Transaksi Digital
- 23 Feb 2026 10:38 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Praktisi Ekonomi Madura Moh. Amrozy Hilmy mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) takjil agar mulai memperkuat transaksi berbasis digital. Langkah ini dinilai penting untuk memudahkan para pembeli yang kini semakin sering menggunakan metode pembayaran nontunai.
Penguatan sistem digital diharapkan mampu membuat pedagang hidangan berbuka puasa lebih adaptif terhadap pola perdagangan modern. Amrozy menilai momentum Ramadhan 1447 Hijriah sangat tepat bagi pelaku usaha kecil untuk mulai naik kelas dalam hal teknologi.
“Pelaku UMKM takjil dapat memanfaatkan Ramadhan sebagai peluang untuk berkembang dan beradaptasi dengan pola perdagangan modern,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kemudahan transaksi akan menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen milenial.
Keberadaan UMKM takjil memegang peranan vital dalam menjaga perputaran roda ekonomi lokal selama bulan suci berlangsung. Masyarakat cenderung menyerbu pedagang makanan dan minuman manis setiap sore hari menjelang waktu berbuka puasa.
“Keberadaan UMKM takjil memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi selama Ramadhan melalui hidangan berbuka,” ujarnya.
Oleh karena itu, para pelaku usaha kecil diminta tidak melewatkan momentum emas ini dengan cara konvensional saja.
Penerapan metode pembayaran digital seperti QRIS dianggap mampu meminimalisir kendala uang kembalian yang sering dialami pedagang. Selain lebih praktis, pencatatan keuangan usaha juga menjadi lebih rapi dan transparan bagi para pemilik modal.