Ratusan Warga Ikuti Keberangkatan Perdana Program Mudik Gratis Laut Sumenep

  • 11 Mar 2026 12:58 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali melaksanakan program mudik gratis jalur laut bagi masyarakat kepulauan menjelang momentum Hari Raya Idulfitri. Program ini disambut antusias oleh masyarakat yang ingin pulang kampung dengan biaya transportasi yang lebih ringan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, mengatakan pelayaran perdana program mudik gratis telah dilaksanakan sebelumnya dengan menggunakan kapal menuju wilayah kepulauan.

“Keberangkatan perdana kemarin sudah dilaksanakan dengan menggunakan kapal DBS 3,” ujarnya, Rabu 11 Maret 2026.

Menurutnya, jadwal keberangkatan kapal mudik gratis maupun kapal reguler akan terus diperbarui oleh pemerintah daerah, mengingat kondisi cuaca dan faktor teknis lainnya yang dapat memengaruhi jadwal pelayaran.

“Jadwalnya nanti kami bagikan. Namun jadwal tersebut bisa saja berubah, misalnya karena cuaca atau kondisi lainnya. Kami akan melakukan pembaruan setiap hari,” katanya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini jumlah tiket mudik gratis yang telah terserap cukup tinggi. Untuk program mudik gratis bagi santri, tercatat lebih dari 2.000 tiket telah digunakan.

Sementara untuk penumpang umum, jumlah tiket yang telah terdaftar mendekati 1.000 orang hingga hari ini. “Kalau untuk santri sudah lebih dari 2.000 orang. Sedangkan penumpang umum sekitar hampir 1.000 orang sampai saat ini,” katanya.

Pada keberangkatan perdana, sekitar 300 penumpang diberangkatkan menggunakan kapal menuju sejumlah wilayah kepulauan.

Dzulkarnain juga mengimbau masyarakat yang ingin memanfaatkan program mudik gratis agar melakukan pendaftaran secara resmi melalui aplikasi atau sistem yang telah disediakan oleh pemerintah daerah.

Ia menegaskan masyarakat tidak menggunakan jasa calo agar proses keberangkatan berjalan lancar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mendaftar secara resmi melalui aplikasi. Jangan menggunakan calo. Jika ada penumpang yang memiliki tiket tetapi tidak sesuai dengan data identitas, maka keberangkatannya akan ditunda,” ujarnya.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap masyarakat kepulauan dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, tertib, dan nyaman.

Rekomendasi Berita