Asia yang Menyedihkan dan Afrika yang Moncer
- 29 Jun 2026 07:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Putaran pertama Piala Dunia 2026 telah usai dengan seluruh tim bermain sebanyak tiga kali.
- Jepang menjadi satu-satunya tim nasional Asia yang berhasil meraih posisi runner-up grup.
- Mayoritas wakil Asia, yakni enam negara justru menjadi juru kunci grup, yaitu Arab Saudi, Qatar, Uzbekistan, Yordania, Irak, dan Turki.
- Sebaliknya, dari Afrika hanya Tunisia yang menjadi penghuni dasar klasemen grup.
.
Penulis: Hari Wiryawan
PUTARAN pertama Piala Dunia 2026 telah usai. Pertandingan di 12 grup telah selesai digelar, saat seluruh tim nasional telah memainkan tiga laga.
Piala Dunia yang saat ini berlangsung di Benua Amerika, seperti kita ketahui, diikuti 48 tim nasional dari lima konfederasi. Ini merupakan hajatan sepak bola terbesar yang pernah diselenggarakan di dunia.
Dari 48 negara yang bertanding di Piala Dunia 2026, terdapat sembilan negara yang berasal dari Asia. Sementara itu, Afrika diwakili oleh 10 negara.
Sembilan negara Asia tersebut adalah: 1. Jepang, 2. Korea Selatan, 3. Uzbekistan, 4. Iran, 5. Irak, 6. Qatar, 7. Arab Saudi, 8. Yordania, dan 9. Turki. Sementara itu, 10 negara Afrika adalah: 1. Maroko, 2. Aljazair, 3. Tunisia, 4. Mesir, 5. Senegal, 6. Ghana, 7. Pantai Gading, 8. Kongo, 9. Afrika Selatan, dan 10. Tanjung Verde (Cape Verde).
Kualifikasi Piala Dunia memang tidak semata-mata didasarkan pada wilayah benua, tetapi mengikuti pembagian konfederasi sepak bola. Namun, menarik untuk membandingkan prestasi tim nasional dari dua benua, yaitu Asia dan Afrika.
Setelah babak pertama yang digelar melalui pertandingan di 12 grup (Grup A–L) berakhir, tampak bahwa tim nasional dari negara-negara Asia telah berguguran. Mereka bukan hanya tersingkir karena kalah, tetapi juga ada yang sama sekali tidak pernah menang, yaitu Uzbekistan, Irak, dan Yordania. Berikut adalah daftar prestasi tim nasional Asia dan Afrika.
Negara Asia dan Afrika yang lolos dan gagal masuk babak kedua Piala Dunia 2026

Dari tabel di atas tampak jelas bahwa prestasi tim nasional Asia jauh di bawah Afrika. Hampir semua tim nasional Afrika lolos ke babak berikutnya, yakni 32 besar.
Jepang menjadi satu-satunya tim nasional Asia yang berhasil meraih posisi runner-up grup. Jepang berada di Grup F bersama Belanda, Swedia, dan Tunisia.
Di Grup F, Belanda tampil sebagai juara grup, Jepang menjadi runner-up, sedangkan Swedia berada di peringkat ketiga. Swedia kemudian lolos ke babak 32 besar melalui jalur delapan peringkat ketiga terbaik.
Sementara itu, Tunisia gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan. Tunisia menjadi satu-satunya negara Afrika yang harus angkat koper dari Piala Dunia 2026.
Selain Jepang, Iran sebenarnya juga mengukir prestasi karena tidak pernah terkalahkan dalam tiga pertandingan. Masalahnya, Iran juga tidak pernah menang karena seluruh laganya berakhir imbang.
Iran sebenarnya hampir masuk ke delapan peringkat ketiga terbaik hingga detik-detik terakhir pada Minggu siang, 28 Juni 2026.
Iran berada di peringkat ketiga Grup G. Dalam klasemen delapan peringkat ketiga terbaik, Iran menempati posisi kesembilan, sementara Aljazair berada di posisi keenam. Jika Aljazair menang atas Austria, Aljazair akan naik menjadi runner-up Grup J. Dengan demikian, Iran berpeluang masuk ke delapan peringkat ketiga terbaik.
Namun, Aljazair dan Austria bermain imbang sehingga Aljazair tetap bertahan sebagai salah satu dari delapan peringkat ketiga terbaik. Walhasil, Iran gagal masuk ke delapan peringkat ketiga terbaik.
Prestasi yang cukup baik juga diraih Korea Selatan. Tim Negeri Ginseng yang finis di peringkat ketiga Grup A, di bawah Meksiko dan Afrika Selatan, hanya menempati urutan ke-10 klasemen peringkat ketiga terbaik, tepat di bawah Iran.
Piala Dunia 2026 menjadi ajang yang menghadirkan prestasi manis bagi negara-negara Afrika. Sebanyak sembilan dari 10 negara Afrika berhasil lolos ke babak 32 besar.
Tim nasional negara-negara Afrika menempatkan lima runner-up grup, yaitu Maroko, Pantai Gading, Mesir, Afrika Selatan, dan Tanjung Verde.
Selain itu, Afrika memiliki empat negara yang masuk dalam klasemen delapan peringkat ketiga terbaik, yaitu Kongo, Ghana, Aljazair, dan Senegal.
Tim nasional Afrika juga menorehkan catatan manis melalui debutan Tanjung Verde yang secara mengejutkan menempati posisi kedua Grup H. Penjaga gawang Tanjung Verde bahkan menjadi idola baru di Piala Dunia 2026.
Sementara itu, pemain muda yang paling moncer di Piala Dunia adalah Ayyoub Bouaddi dari Maroko. Pemain berusia 18 tahun tersebut kini menjadi salah satu pemain yang paling diburu klub-klub besar Eropa.
Sebaliknya, tidak satu pun negara Asia yang berhasil masuk ke delapan peringkat ketiga terbaik. Tidak ada pula tim Asia yang kehadirannya menjadi kejutan seperti Tanjung Verde, maupun pemain debutan Asia yang menjadi buruan klub-klub besar seperti Bouaddi dari Maroko.
Mayoritas wakil Asia, yakni enam negara, justru menjadi juru kunci grup, yaitu Arab Saudi, Qatar, Uzbekistan, Yordania, Irak, dan Turki. Sebaliknya, dari Afrika hanya Tunisia yang menjadi penghuni dasar klasemen grup.
Kegagalan tim nasional Asia di Piala Dunia 2026 tidak hanya terlihat dari sisi prestasi. Salah satu wakil Asia, Qatar, mencatatkan dua kartu merah akibat permainan yang keras. Bahkan, pemain Kanada, Ismael Kone, mengalami patah kaki akibat tekel keras pemain Qatar. Seusai pertandingan, para pemain Qatar juga terlibat keributan dengan pemain Kanada di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....