Bischofszell, Desa Mawar yang Menjadi Permata Tersembunyi di Swiss
- 20 Jul 2026 08:25 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Swiss tidak hanya terkenal dengan Pegunungan Alpen dan danau-danau yang indah, tetapi juga memiliki desa-desa menawan yang dipenuhi bunga. Salah satu yang paling memikat adalah Bischofszell, sebuah kota kecil bersejarah di Kanton Thurgau yang sering dijuluki sebagai "Desa Mawar" atau "Rose Village" karena keindahan ribuan bunga mawar yang bermekaran di berbagai sudut kotanya. Setiap musim panas, Bischofszell berubah menjadi lautan warna-warni bunga yang menarik wisatawan dari berbagai negara.
Julukan tersebut bukan tanpa alasan. Bischofszell memiliki lebih dari 40.000 hingga 60.000 tanaman mawar yang ditanam di taman, jalan, alun-alun, hingga halaman bangunan bersejarah. Saat musim berbunga tiba, aroma harum mawar memenuhi udara dan menciptakan suasana yang romantis. Keindahan inilah yang menjadikan Bischofszell sebagai salah satu destinasi favorit bagi pecinta bunga dan fotografi di Swiss.
Salah satu daya tarik utama desa ini adalah Rosenwoche atau Pekan Mawar, sebuah festival tahunan yang biasanya diselenggarakan pada akhir Juni hingga awal Juli. Selama festival berlangsung, jalan-jalan di Bischofszell dihiasi dengan ribuan rangkaian bunga mawar, instalasi seni bertema bunga, pertunjukan musik, pasar tradisional, hingga berbagai kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat setempat. Festival ini menjadi momen terbaik bagi wisatawan untuk menikmati pesona desa dalam balutan bunga yang bermekaran.
Selain keindahan bunga mawar, Bischofszell juga menawarkan suasana kota tua yang masih terjaga dengan baik. Bangunan bergaya abad pertengahan, gereja-gereja bersejarah, jembatan tua yang melintasi Sungai Thur, serta jalanan berbatu memberikan nuansa klasik khas Eropa. Perpaduan antara arsitektur bersejarah dan hamparan bunga mawar menciptakan panorama yang begitu menawan dan berbeda dari kota-kota besar di Swiss.
Bischofszell juga dikenal sebagai kota yang ramah bagi pejalan kaki. Wisatawan dapat menikmati keindahan taman mawar sambil berjalan santai, bersepeda, atau bersantai di kafe-kafe lokal yang menawarkan hidangan khas Swiss. Saat matahari mulai terbenam, cahaya keemasan yang menyinari bunga mawar dan bangunan bersejarah menjadikan desa ini semakin memukau.
Jika berencana mengunjungi Swiss dan ingin merasakan suasana yang tenang, romantis, serta jauh dari keramaian, Bischofszell layak masuk dalam daftar destinasi wisata. Keindahan ribuan bunga mawar yang bermekaran, festival tahunan yang meriah, serta pesona kota tua yang autentik menjadikan desa ini sebagai salah satu permata tersembunyi di Swiss yang sayang untuk dilewatkan.
Bischofszell membuktikan bahwa keindahan Swiss tidak hanya terletak pada pegunungan dan danaunya, tetapi juga pada desa-desa kecil yang penuh pesona. Dengan ribuan bunga mawar yang menghiasi setiap sudut kota, festival Rosenwoche yang semarak, serta suasana kota tua yang masih lestari, tidak mengherankan jika Bischofszell dijuluki sebagai Desa Mawar Swiss dan menjadi salah satu destinasi yang memikat hati para wisatawan dari seluruh dunia.
(Grace)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....