Bangkitkan Budaya Papua, Rumah Etnik Jadi Magnet Wisata Baru di Sorong

  • 30 Mar 2026 21:39 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID Sorong - Upaya memperkuat identitas budaya Papua terus dilakukan di Kabupaten Sorong, salah satu dengan pengembangan panggung kesenian Atraksi Tarian Drama Musikal, yang menghadirkan beragam atraksi budaya dari berbagai suku ditanah Papua, oleh Rumah Etnik Papua yang terletak di jalan Raya Aimas, Klamono KM 21, Malawili, Kabupaten Sorong, Senin 30 Maret 2026, .

Dalam kegiatan Grand Opening Atraksi Tarian Drama Musikal, dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Sorong, mewakili Bupati Kab Sorong, Jhon Kamuru dan dihadiri sejumlah tamu undangan serta Wisata lokal dan internasional.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Sorong, Hendrik Momot dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberagaman suku di Papua merupakan kekuatan utama dalam membangun identitas daerah, khususnya dalam sektor pariwisata.

“Satu identitas Papua dengan berbagai suku yang ada memberikan warna tersendiri bagi kemajuan pariwisata di Kabupaten Sorong,” ujar Kadispora Kabupaten Sorong, Hendrik Momot, mewakili Bupati Kab Sorong Jhon Kamuru.

Hendrik menambahkan, meskipun Kabupaten Sorong tergolong daerah yang relatif baru berkembang sejak 2021, namun memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi unggulan. Harapannya, kehadiran Rumah Etnik Papua dapat menjadi “pesona baru” yang mendorong pertumbuhan pariwisata, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga di Papua Barat Daya secara umum.

“Rumah-rumah etnik yang ada saat ini memang belum sepenuhnya mewakili seluruh suku di Papua, namun sudah cukup memberikan gambaran kepada masyarakat luas tentang kekayaan budaya Papua,” tambahnya.

Fashion Show salah satu Baju adat asli Papua yang ditampilkan di Rumah Etnik Papua

Sementara itu, Owner Rumah Etnik, Mitshi Wanwa Burdam menjelaskan bahwa konsep yang diusung terinspirasi dari pertunjukan budaya seperti tari kecak di Bali, namun dikemas dengan kearifan lokal Papua.

“Ini adalah opening, dan ke depan atraksi budaya akan ditampilkan setiap hari pukul 17.00 WIT,” jelasnya.

Atraksi tersebut tidak hanya menampilkan tarian tradisional, tetapi juga cerita rakyat Papua serta peragaan busana (fashion show) kostum adat dari berbagai suku di wilayah Sorong Raya dan Papua secara umum.

Mitshi mengatakan inovasi ini hadir sebagai solusi bagi wisatawan yang selama ini hanya dapat menyaksikan pertunjukan budaya pada event tertentu.

“Banyak wisatawan datang ke Raja Ampat, tapi tidak punya kesempatan melihat atraksi budaya seperti ini. Dengan konsep ini, mereka bisa menikmati budaya Papua kapan saja,” ujarnya.

Mitshi menambahkan Rumah Etnik Papua, berencana menggandeng lebih banyak sanggar seni dari berbagai daerah di Papua Barat Daya, termasuk suku Moi, Maybrat, hingga Kokoda, agar pertunjukan semakin variatif.

Langkah ini juga bertujuan untuk menghidupkan kembali aktivitas sanggar seni sekaligus membuka peluang ekonomi bagi generasi muda Papua.

“Motivasi saya sederhana, karena cinta budaya. Saya ingin generasi muda mencintai budaya Papua, sekaligus memperkenalkannya kepada dunia,” ungkapnya.

Mitshi menjelaskan untuk menikmati pertunjukan atraksi seni, Pengunjung Rumah Etnik Papua dikenakan tarif Rp100 ribu untuk wisatawan lokal dan Rp200 ribu untuk wisatawan mancanegara. Harga tersebut sudah termasuk minuman, makanan ringan, serta kesempatan berinteraksi langsung dengan penari.

Selain pertunjukan, pengunjung juga dapat menikmati berbagai fasilitas seperti Penyewaan kostum tradisional Papua, Kuliner khas seperti papeda, Spot foto dengan rumah adat berbagai suku

Mitshi menambahkan kedepan rumah Etnik Papua akan menghadirkan atraksi tambahan seperti barapen atau bakar batu, yang merupakan tradisi khas masyarakat Papua.

Dengan konsep yang menggabungkan edukasi, hiburan, dan pelestarian budaya, Rumah Etnik Papua di Kabupaten Sorong diharapkan menjadi ikon baru pariwisata sekaligus wadah pelestarian budaya yang berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....