Musim Pancaroba, BMKG Sorong Imbau Warga Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem

  • 20 Mei 2026 14:56 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Memasuki pertengahan bulan Mei ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Domine Eduard Osok (DEO) Sorong mengimbau masyarakat di wilayah Kota dan Kabupaten Sorong untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang fluktuatif. Wilayah Sorong saat ini dilaporkan sedang memasuki masa transisi atau musim pancaroba.

Prakirawan Stasiun Meteorologi DEO Sorong, Anang Nur dalam dialog kentongan bersama RRI belum lama ini, menjelaskan bahwa karakteristik cuaca pada bulan ini ditandai dengan kondisi yang tidak menentu. Pagi hingga siang hari biasanya didominasi oleh cuaca terik, namun potensi hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang sering kali terjadi secara mendadak pada sore atau malam hari.

"Bulan ini wilayah Sorong dan sekitarnya terpantau memasuki masa pancaroba. Karakteristik utamanya adalah pertumbuhan awan konvektif seperti Cumulonimbus yang sangat intensif, memicu hujan lokal dengan durasi singkat tapi intensitasnya sedang hingga lebat," ujar Anang Nur saat dikonfirmasi di Kantor BMKG DEO Sorong.

Potensi Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Selain hujan lebat mendadak, Anang juga menyoroti adanya potensi angin kencang yang bisa memicu pohon tumbang atau kerusakan baliho di area perkotaan.

Bagi para pengguna moda transportasi laut, nelayan, dan pelaku jasa maritim, BMKG meminta untuk tetap memantau pembaruan prakiraan cuaca secara berkala. Keberadaan awan gelap (Cumulonimbus) di laut dapat memicu terjadinya angin kencang secara tiba-tiba yang berimplikasi pada peningkatan tinggi gelombang secara spontan.

Imbauan untuk Masyarakat

Menyikapi kondisi cuaca tersebut, BMKG Stasiun Meteorologi DEO Sorong membagikan beberapa poin penting untuk mengantisipasi dampak buruk cuaca ekstrem:

  • Pembersihan Saluran Air: Menjaga kebersihan drainase di lingkungan rumah untuk mengantisipasi genangan air akibat curah hujan tinggi dalam durasi singkat.

  • Waspada Pohon Tumbang: Hindari berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, atau baliho saat angin kencang mulai berembus.

  • Pantau Informasi Resmi: Mengakses aplikasi InfoBMKG atau kanal media sosial resmi BMKG Sorong sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama aktivitas pelayaran.

"Kami berharap masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dan adaptif dengan kondisi cuaca bulan ini. Selalu siapkan payung atau jas hujan, dan utamakan keselamatan saat berkendara di tengah hujan lebat," jelas Anang kemudian.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....