Ini Refleksi Minggu Paskah Ke-2 di Gereja Katedral Kristus Raja Kota Sorong

  • 12 Apr 2026 10:38 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Refleksi Minggu Paskah II (yang juga dikenal sebagai Minggu Kerahiman Ilahi) sangat menyentuh esensi dari iman kristiani. Kisah Tomas bukan sekadar cerita tentang keraguan, melainkan tentang bagaimana Tuhan menjumpai kita tepat di titik terlemah kita.

Berikut adalah beberapa poin tambahan untuk memperdalam permenungan atas teks Yohanes 20:19–31:

1. "Damai Sejahtera Bagi Kamu" (Shalom)

Kata-kata pertama Yesus kepada para murid yang sedang ketakutan bukan sebuah teguran karena mereka telah meninggalkan-Nya saat penyaliban. Sebaliknya, Ia menawarkan Damai Sejahtera. Ini adalah damai yang melampaui logika manusia—damai yang hadir justru ketika situasi di luar (pintu-pintu yang terkunci) masih terasa mengancam.

2. Luka yang Menjadi Identitas

Sangat menarik bahwa Yesus yang telah bangkit tetap memiliki luka paku dan lambung.

  • Tanda Bukti: Luka itu membuktikan bahwa Dia yang bangkit adalah Dia yang sama dengan yang disalibkan.
  • Tanda Kasih: Luka tersebut menjadi "ijazah" kasih Allah. Bagi Tomas, menyentuh luka Yesus adalah menyentuh kedalaman pengorbanan-Nya.

3. Keraguan Tomas: Sebuah Jembatan

Tomas sering mendapat predikat "si peragu", namun sebenarnya ia adalah seorang yang jujur. Ia tidak mau berpura-pura percaya hanya karena tekanan teman-temannya.

  • Yesus memberikan ruang bagi keraguan.
  • Ketika Tomas akhirnya berseru, "Ya Tuhanku dan Allahku!", ia mengucapkan salah satu pengakuan iman yang paling tinggi dan personal dalam seluruh Injil.

4. Berbahagialah Kita

Sabda Yesus, "Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya," ditujukan langsung kepada kita saat ini. Kita tidak bisa menyentuh luka-Nya secara fisik, namun kita menyentuh-Nya melalui:

  • Ekaristi: Kehadiran nyata Kristus dalam rupa roti dan anggur.
  • Sesama: Menjumpai "luka-luka" Kristus pada orang yang menderita, miskin, dan tersisih.

"Iman bukan berarti hilangnya keraguan, melainkan keberanian untuk tetap melangkah bersama Kristus meskipun dalam ketidakpastian."

Semoga homili dan permenungan ini menjadi bekal kekuatan bagi Anda dalam menjalani pekan ini dengan penuh sukacita Paskah. Selamat merayakan hari Minggu Paskah II!

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....