UEFA Champions League Gelar Hening Cipta untuk Korban Banjir Nepal

  • 08 Sep 2026 09:49 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) resmi mengumumkan bahwa seluruh pertandingan UEFA Champions League pekan ini akan diawali dengan aksi hening cipta (minute of silence) serta pembentangan spanduk bertuliskan "You Are Not Alone, Nepal". Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas mendalam bagi para korban bencana banjir bandang yang menerjang Nepal sejak 26 Agustus lalu.

Presiden UEFA, Aleksander Čeferin, menyampaikan bahwa seluruh komunitas sepak bola Eropa berdiri bersama masyarakat Nepal yang sedang menghadapi krisis kemanusiaan ini.

"Seluruh keluarga besar sepak bola Eropa berdiri bersama sebelum laga pekan ini untuk menyampaikan belasungkawa terdalam serta dukungan bagi masyarakat Nepal. Kami mendoakan kekuatan dan ketabahan bagi mereka saat berjuang pulih dari tragedi ini," ujar Aleksander Čeferin.

Laporan Korban Jiwa dan Kerusakan Bencana

Aksi penghormatan dari sepak bola Eropa ini bertepatan dengan duka mendalam yang menyelimuti Nepal. Otoritas Manajemen Risiko Bencana Nasional Nepal (NDRRMA) mencatat dampak parah akibat banjir bandang Bhotekoshi dan Sungai Trishuli:

  • Korban Meninggal: Jumlah korban jiwa yang terkonfirmasi melonjak hingga 1.355 orang.
  • Korban Hilang: Tim SAR masih terus mencari sekitar 4.996 orang yang dinyatakan hilang (termasuk setidaknya 589 warga negara asing).
  • Warga Selamat: Sebanyak 13.396 orang berhasil dievakuasi oleh tim penyelamat gabungan.
  • Kerusakan Infrastruktur: Banjir menghancurkan permukiman, jembatan, jalan raya, hingga fasilitas pembangkit listrik tenaga air di kawasan Rasuwa, Nuwakot, dan Dhading.

Pemerintah Nepal sendiri telah menetapkan hari berkabung nasional dengan mengibarkan bendera setengah tiang di instansi pemerintah serta kantor perwakilan diplomatik di luar negeri.

Melalui seremoni penghormatan di panggung tertinggi sepak bola antarklub Eropa pekan ini, UEFA berharap perhatian dunia dapat terus tertuju pada upaya evakuasi dan pemulihan pascabencana di Nepal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....