Sanksi tanpa Penonton, Persipura Berencana Pindah Home Base ke Jawa
- 23 Mei 2026 13:38 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID,Sorong- Kabar mengejutkan datang dari klub kebanggaan masyarakat Papua, Persipura Jayapura. Setelah dijatuhi hukuman berat berupa laga kandang tanpa penonton oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI, manajemen tim berjuluk Mutiara Hitam ini tengah mempertimbangkan opsi ekstrem, yakni memindahkan markas (home base) mereka ke luar Pulau Papua untuk sisa kompetisi musim ini.
Keputusan pahit ini terpaksa dipertimbangkan demi menjaga stabilitas finansial dan operasional klub yang terpukul hebat akibat sanksi tersebut.
Pukulan Telak bagi Finansial Klub
Manager Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan, mengungkapkan bahwa bermain di stadion kosong tanpa dukungan langsung dari suporter setia, Persipuramania, menjadi kerugian yang sangat besar dari berbagai sektor, terutama pendapatan tiket.
"Sanksi tanpa penonton ini jelas memukul kami dari segala sisi, terutama finansial. Operasional tim di Papua itu sangat tinggi. Jika kami harus bertanding tanpa pemasukan dari tiket penonton, jujur saja klub akan sangat kesulitan bertahan," ujar Owen
Menurut Owen, manajemen saat ini sedang menghitung ulang kalkulasi anggaran secara matang. Bermain di luar Papua dinilai menjadi opsi paling realistis untuk memangkas biaya logistik perjalanan jika tim harus melakoni laga tandang (away) di pulau lain, sekaligus mencari atmosfer baru yang lebih efisien dari sisi pengeluaran.
Beberapa Kota di Jawa Jadi Bidangan
Ketika ditanya mengenai calon lokasi home base yang baru, Owen belum mau membeberkan secara spesifik. Namun, ia memberi sinyal bahwa wilayah Jawa menjadi target utama karena kemudahan akses transportasi dan fasilitas stadion yang memadai.
Beberapa poin yang menjadi pertimbangan manajemen antara lain:
Efisiensi Biaya: Memangkas biaya tiket pesawat dan akomodasi untuk laga away.
Fasilitas Latihan: Mencari kota dengan infrastruktur olahraga yang mendukung performa tim.
Aksesibilitas: Mempermudah mobilitas pemain dan ofisial selama sanksi berlangsung.
"Ada beberapa kota di Jawa yang sedang kami lirik dan kaji. Di sana secara geografis lebih di tengah, jadi kalau mau away ke barat atau ke timur biayanya jauh lebih menekan pengeluaran," tambah Owen.
Tetap Minta Dukungan dan Doa Masyarakat Papua
Meskipun rencana pindah home base ini berpotensi memicu pro dan kontra di kalangan pencinta sepak bola Papua, Owen menegaskan bahwa kebijakan ini diambil murni demi menyelamatkan masa depan klub di kompetisi resmi.
Ia pun berharap masyarakat Papua dan para suporter tetap memberikan dukungan moril, meskipun tidak bisa hadir langsung di stadion.
"Ini keputusan yang sangat berat, tapi kami harus realistis demi menyelamatkan Persipura. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Papua agar tim ini bisa melewati masa-masa sulit dan tetap eksis di jalur juara," tutup Owen.
Manajemen Persipura dijadwalkan akan mengambil keputusan final terkait kepindahan markas ini dalam waktu dekat, sebelum laga kandang berikutnya bergulir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....