PSSI Sanksi Persipura Laga tanpa Penonton dan Denda 250 Juta

  • 21 Mei 2026 07:29 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID , Sorong - Komite Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya menjatuhkan sanksi berat kepada Persipura Jayapura menyusul kerusuhan suporter yang terjadi di Stadion Lukas Enembe. Insiden tersebut pecah saat Tim Mutiara Hitam melakoni laga krusial hidup-mati demi merebut tiket promosi kembali ke Liga 1.

Akibat tindakan anarkis oknum suporter yang kecewa dengan hasil pertandingan, Persipura kini harus membayar mahal dengan serangkaian hukuman yang dipastikan bakal memukul mundur persiapan tim di musim depan. Lawan yang dihadapi Persipura Jayapura saat itu adalah Adhyaksa FC (Adhyaksa FC Banten).

Pertandingan hidup-mati tersebut berlangsung pada hari Jumat, 8 Mei 2026. Persipura harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Adhyaksa FC lewat laga yang sengit. Kekalahan ini memastikan langkah Adhyaksa FC mengunci tiket promosi ke kasta tertinggi (Super League), sekaligus memicu kekecewaan mendalam dari ribuan suporter Mutiara Hitam hingga berujung pada kerusuhan besar di dalam dan di luar Stadion Lukas Enembe.

Daftar Sanksi Berat untuk Mutiara Hitam

Berdasarkan hasil sidang resmi Komdis PSSI, Persipura Jayapura dinyatakan bersalah atas gagalnya panitia pelaksana (panpel) menjaga ketertiban, pengrusakan fasilitas stadion, hingga intimidasi terhadap perangkat pertandingan.

Berikut adalah rincian hukuman yang diterima Persipura:

  • Pertandingan Tanpa Penonton (Laga Kandang Usiran): Persipura dilarang menggelar pertandingan dengan penonton selama setengah musim kompetisi mendatang. Selain itu, mereka harus mengungsi radius 100 km dari Jayapura untuk laga kandang tersebut.
  • Denda Finansial Ratusan Juta: Klub dijatuhi denda administratif sebesar Rp 250 juta akibat kerusuhan dan pelemparan suar ke dalam lapangan.
  • Kewajiban Ganti Rugi Stadion: Manajemen Persipura diwajibkan menanggung seluruh biaya perbaikan kerusakan fasilitas Stadion Lukas Enembe, termasuk bangku penonton dan pagar pembatas yang jebol.

Kronologi Singkat Insiden Stadion Lukas Enembe

Kerusuhan bermula sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Persipura yang gagal mengamankan kemenangan krusial harus mengubur impian mereka untuk promosi ke Liga 1 musim ini.

Respons Manajemen: Terima dan Evaluasi Total

Menanggapi keputusan pahit ini, manajemen Persipura Jayapura menyatakan menerima keputusan Komdis PSSI dengan lapang dada dan berkomitmen untuk melakukan evaluasi besar-besaran, baik dari sisi internal tim maupun koordinasi dengan kelompok suporter.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....