Amatus Turot Puji Peran Pemuda di Liga 4 Papua Barat Daya 2025/2026

  • 07 Apr 2026 13:03 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Ketua Panitia Pelaksana Liga 4 Papua Barat Daya musim 2025/2026, Amatus Turot, memberikan apresiasi tinggi dan rasa bangga terhadap keterlibatan aktif generasi muda dalam menyukseskan kompetisi sepak bola bergengsi di provinsi termuda Indonesia tersebut.

Dalam keterangannya kepada RRI, Amatus menyebut bahwa geliat sepak bola di Papua Barat Daya tidak akan hidup tanpa pengorbanan dan dedikasi para pemuda. Menurutnya, banyak anak muda yang rela mewakafkan waktu, tenaga, bahkan materi demi memastikan roda pembinaan atlet berjalan di jalur yang tepat.

Bukan Sekadar Kompetisi

Amatus menekankan bahwa Liga 4 bukan hanya soal menang atau kalah di lapangan hijau, melainkan wadah pembentukan karakter. Ia melihat adanya tren positif di mana kalangan muda menggunakan kelebihan mereka—baik secara manajerial maupun teknis—untuk mendukung klub-klub lokal.

Bersama tamsil Sangadji (manager Persitam Tambrauw)

"Saya melihat semangat yang luar biasa. Anak-anak muda kita hari ini tidak hanya menonton, tapi terjun langsung. Mereka mau berkorban, mengelola tim dengan keterbatasan yang ada, demi masa depan sepak bola kita. Ini adalah investasi sosial yang tak ternilai harganya," ujar Amatus Turot.

Kelebihan yang Memberdayakan

Lebih lanjut, ia menyoroti bagaimana para pemuda memanfaatkan kemajuan teknologi dan jejaring sosial untuk mempromosikan bibit-bibit pemain lokal. Hal ini dinilai memberikan warna baru pada penyelenggaraan liga tahun ini.

Poin penting apresiasi Amatus Turot kepada pemuda:

  • Totalitas Dedikasi: Kerelaan mengelola manajemen tim secara profesional di tingkat amatir.
  • Pengorbanan Sumber Daya: Penggunaan dana mandiri dan waktu luang untuk pembinaan usia dini.
  • Inovasi: Membawa semangat modernitas dalam organisasi pertandingan.

Harapan Masa Depan

Ketua Panitia berharap sinergi antara panitia penyelenggara dan semangat kepemudaan ini terus terjaga hingga partai final nanti. Ia yakin, dengan dukungan penuh dari elemen muda yang visioner, Papua Barat Daya akan segera melahirkan bintang-bintang baru yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.

"Pemerintah dan kita semua harus melihat ini sebagai aset. Jika anak mudanya sudah mau berkorban untuk bola, maka kejayaan sepak bola Papua Barat Daya tinggal menunggu waktu saja," pungkasnya dengan optimis.

Bersama Baker salah satu pemuda yang memberikan sponsor baju bagi panitia Liga 4 Papua Barat Daya
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....