Beban Mental: Jago Latihan tapi Gagal Tanding
- 13 Mar 2026 05:27 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Pernahkah Anda melihat seorang atlet tampil luar biasa lincah dan akurat saat sesi latihan, namun tiba-tiba kehilangan performa terbaiknya ketika peluit pertandingan dimulai? Mungkin juga hal ini pernah anda alami ? Fenomena ini bukan hal baru dalam dunia olahraga dan sering disebut sebagai kondisi "choking under pressure".
Dalam dunia profesional, perbedaan performa antara latihan dan kompetisi menjadi perhatian serius bagi pelatih maupun psikolog olahraga. Ada beberapa faktor krusial yang menyebabkan seorang atlet justru "melempem" di saat-saat penting.
Mengapa Peforma Atlet Menurun Saat Bertanding?
Berdasarkan analisis para ahli, berikut adalah beberapa alasan utama di balik penurunan performa tersebut:
Kecemasan Kompetitif (Competitive Anxiety): Berbeda dengan latihan yang santai, pertandingan membawa beban ekspektasi. Tubuh merespons tekanan ini dengan memproduksi hormon kortisol berlebih yang bisa mengganggu koordinasi motorik.
Terlalu Banyak Berpikir (Overthinking): Saat latihan, atlet biasanya bergerak berdasarkan memori otot (muscle memory). Namun saat bertanding, mereka cenderung mencoba mengontrol gerakan secara sadar, yang justru merusak aliran alami gerakan tersebut.
Takut Akan Kegagalan: Fokus pada hasil akhir (menang/kalah) daripada proses permainan membuat atlet menjadi ragu-ragu dalam mengambil keputusan di lapangan.
Lingkungan yang Berbeda: Kehadiran penonton, sorotan lampu, hingga provokasi lawan menciptakan stimulasi sensorik yang tidak ditemukan saat latihan tertutup.
Solusi Meningkatkan Mental Juara
Untuk mengatasi hal ini, psikolog olahraga menyarankan beberapa teknik, di antaranya:
Latihan Simulasi: Menciptakan suasana latihan yang semirip mungkin dengan pertandingan (menggunakan wasit, penonton, atau batasan waktu).
Rutinasi Pra-Pertandingan: Membangun kebiasaan tetap sebelum bertanding untuk menciptakan rasa familiar dan kendali diri.
Latihan Visualisasi: Membayangkan skenario pertandingan dan cara mengatasinya secara mental sebelum turun ke lapangan.
Sumber Berita/Referensi:
Berita ini disusun dengan merujuk pada beberapa sumber literasi olahraga dan psikologi berikut:
Psychology Today: Artikel mengenai "Choking Under Pressure" dan dampaknya pada performa motorik.
Journal of Applied Sport Psychology: Studi kasus mengenai perbedaan tingkat kecemasan atlet saat sesi latihan vs kompetisi.
American Psychological Association (APA): Panduan mengenai peran psikologi dalam meningkatkan performa atlet profesional.
Wawancara/Rilis Pers Kemenpora RI: (Sebagai referensi tambahan terkait pengembangan mental atlet nasional).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....