Tepis Isu Konspirasi, Plt Sekum Asprov PBD : “Ini Peringatan Terakhir”
- 10 Jun 2025 10:35 WIB
- Sorong
KBRN, Sorong : Plt Sekretaris Asprov Papua Barat Daya Dave Thio mengharapkan para penggiat maupun pecinta sepak bola, tidak mengeluarkan statemen yang bisa menimbulkan perdebatan serta kontroversi dalam persepak bolaan di papua barat daya.
Hal ini di tegaskan Dave Thio saat di konfirmasi wartawan, terkait adanya isu konspirasi dirinya, demi tujuan tertentu, menuju pembentukan Asprov PSSI definitive papua barat daya.
Persoalan muncul ketika dalam Konfrensi Biasa (KB) PSSI tanggal 4 juni 2025, ada 3 klub yang sebelumnya ikut ambil bagian dalam kompetisi Liga 4 Asprov PSSI Papua Barat Daya, namun 3 tim tersebut, yakni PS Putra Doom, SSB bola Mania dan Persitam tambrauw, yang tidak di sahkan dalam KB PSSI tersebut.
“Saya tegaskan, permasalahan 3 tim tersebut terus saya perjuangkan, karena PSSI menyatakan ada masalah administrasi yang terjadi, baik itu dari pihak penyelenggara daerah yakni Asprov PSSI PBD dan juga data center PSSI, karena ada sebanyak 38 Asprov dengan ratusan nama pemain dan pengurus yang di data dalam server PSSI, dengan keterbatasan SDM yang mengelola server tersebut, jadi masalah ini bukan hanya di Papua Barat Daya, namun juga di provinsi lain.”papar Dave.
Dave pun menegaskan, dirinya tidak akan menggelar KB maupun KLB di Papua barat daya, sebelum PSSI memberikan kejelasan tentang 3 tim ini, dan dirinya sedang menunggu perkembangan lanjutan dari PSSI untuk pengesahan 3 tim tersebut.
Dave pun memberi contoh Persitam tambrauw. yang mengarungi liga 4 dengan dana besar dari APBD pemda Tambrauw, dengan janji mereka akan masuk sebagai anggota PSSI Papua Barat daya.
“Semua penggiat sepak bola papua barat daya pasti tahu, mereka (Persitam) selama karantina dan pertandingan liga 4, tinggalnya di mana. Mereka memberikan pemasukan bagi bisnis saya, lalu masa kemudian saya meninggalkan mereka, itu mustahil. Belum lagi dengan PS Putra Doom yang juga menggelontorkan dana tidak sedikit. Pelatih SSB Bola Mania juga merupakan sahabat dekat saya, karena kita pernah bersama-sama dalam tim Pra-PON PBD, jadi jangan seolah-olah di narasikan saya sengaja tidak ingin memasukkan 3 tim ini sebagai anggota Asprov PSSI PBD, hingga detik ini, saya terus memperjuangkan mereka ke PSSI Pusat, dan PSSI menjanjikan akan mengesahkan 3 tim ini.”tegas Dave.
Dirinya mengungkapkan, PSSI sangat ingin membantu perkembangan sepak bola di papua barat daya, seperti contoh ASKAB Raja Ampat dan ASKAB Tambrauw yang sebetulnya belum siap disahkan krn masih ada kekurangan legalitas, tetapi dibantu pihak PSSI sehingga bisa di sahkan. Sementara 3 klub tersebut, karena ada permasalahan data dalam Aplikasi SIAP namun tetap akan di akomodir untuk di sahkan.
“jadi sekali lagi tidak ada permainan aneh-aneh, karena murni kesalahan administrasi, yang saat ini sedang di upayakan pembetulan sebelum 3 klub ini di sahkan.”jelasnya.
Dave pun menepis pertanyaan media, yang mempertanyakan dirinya bertemu dengan salah satu bakal calon ketua Asprov PSSI Papua barat daya di Jakarta.
“Ada lagi informasi yang beredar saya bersama ketua Asprov PSSI Papua barat, bertemu dan memperbincangkan rencana KLB Asprov PSSI PBD Bersama salah satu calon di Jakarta, ini pencemaran nama baik, karena saya tak pernah melakukannya, sejujurnya saya sangat kecewa dengan pernyataan-pernyataan negative tersebut, semua penggiat sepak bola merupakan sahabat saya, tanpa terkecuali, saya tidak membedakan satu dengan yang lain.”ujarnya kemudian.
Dirinya minta para penggiat dan simpatisan sepak bola PBD, untuk lebih bijaksana menanggapi isu-isu yang beredar dan tidak terpancing dengan oknum-oknum, yang mengeluarkan statement provokatif dan tidak berbasis ataupun mempunyai bukti.
“ini adalah peringatan terakhir, jika ada isu yang tak tekonfirmasi tanpa bukti jelas, dan menyangkut nama baik saya, akan saya gugat secara hukum kepada oknum-oknum tersebut ke pihak kepolisian.”tegasnya kemudian.
Hal ini lantaran dirinya merasa kecewa dengan pernyataan-pernyataan menyesatkan, di tengah dirinya berusaha keras memberikan support untuk peningkatan sepak bola papua barat daya.
“Jadi yang pertama mau saya tegaskan, saya tidak akan menyelenggarakan KB maupun KLB sebelum ada kejelasan dari PSSI pusat tentang 3 klub. Yakni PS Putra Doom, Persitam tambaruw dan SSB Bola mania, kemudian yang kedua, saya tidak pernah mensponsori salah satu kandidat menjadi ketua definitive Asprov PSSI Papua Barat daya, jadi jangan kita buat narasi-narasi negative yang bisa membuat kisruh bagi adik-adik kita yang selalu berlatih keras demi cita-cita mereka di dunia sepak bola.”tegasnya menutupi perbincangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....