RJK Ingatkan Warga Rufei Pentingnya Empat Pilar di tengah Keberagaman

  • 03 Okt 2026 12:44 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Anggota DPR/MPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Barat Daya, Robert Joppy Kardinal, (RJK) menyosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada masyarakat Kelurahan Rufei, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Rabu, 28 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Anggota DPRP Papua Barat Daya, Erwin Ayal, yang juga bertindak sebagai moderator, tersebut membahas pentingnya Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai dasar menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Robert mengatakan empat pilar kebangsaan menjadi penting karena Indonesia merupakan negara dengan keberagaman suku, bahasa, agama, dan wilayah yang sangat besar.

“Kenapa empat pilar ini sangat penting? Kita melihat karena kita adalah negara yang paling unik di dunia. Ada berapa belas ribu pulau, berapa suku, berapa bahasa? Kalau tidak ada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, mungkin kita tidak bisa bersatu,” ujar Robert.

Menurutnya, keberagaman tersebut membutuhkan nilai bersama yang menjadi pegangan seluruh masyarakat agar tetap berada dalam satu kesatuan bangsa.

Ia mencontohkan kondisi masyarakat di Tanah Papua yang memiliki ratusan bahasa daerah. Menurut Robert, keberadaan bahasa Indonesia menjadi salah satu sarana penting yang memungkinkan masyarakat dari berbagai suku dapat berkomunikasi.

“Orang asli Papua berapa juta seluruh Tanah Papua? Tidak sampai tiga juta. Tapi bahasanya ada 256. Kalau tidak ada bahasa Indonesia, bagaimana mau ngomong satu sama yang lain? Orang Moi ketemu orang Biak, mereka tidak tahu bahasa masing-masing,” katanya.

Robert juga menyinggung sejarah penggunaan bahasa Melayu yang kemudian berkembang menjadi bahasa Indonesia di Tanah Papua. Ia menyebut bahasa Melayu telah digunakan dalam lingkungan pendidikan di Papua sejak masa sebelum Indonesia merdeka.

“Makanya empat pilar ini penting untuk negara kita. Dari Sabang sampai Merauke itu manusia kita beda-beda semua. Tapi kita satu wadah, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bhinneka Tunggal Ika, kita beda-beda, tapi kita tetap satu, kita adalah orang Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai keberagaman Indonesia patut disyukuri karena masyarakat dengan latar belakang berbeda tetap dapat hidup berdampingan dalam satu negara.

Robert menambahkan, sebagai anggota MPR RI dirinya memiliki tanggung jawab untuk terus menyampaikan pentingnya empat pilar kebangsaan kepada masyarakat.

“Jadi kita ini ditugaskan sebagai anggota MPR harus terus turun untuk menceritakan terus dari hari ke hari tentang bagaimana pentingnya empat pilar ini untuk kesatuan bangsa kita,” katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....