Cuaca Kabut dan Berasap, Shine School Pulangkan Siswa-Siswi Lebih Awal

  • 30 Sep 2026 14:12 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Kondisi cuaca berkabut dan berasap di wilayah di sekitaran Shine School Kilometer 9,5 Kota Sorong. Papua Barat Daya pada Rabu, 30 September 2026, mengakibatkan sekolah tersebut memulangkan peserta didiknya lebih cepat dari seharusnya.

Hal tersebut terpantau dari grup whatsapp sekolah yang menghimbau para orang tua murid segera menjemput anak mereka lebih awal yakni pada pukul 11.00 WIT, guna mengantisipasi kondisi yang tidak diinginkan kepada peserta didik akibat kabut dan bau bakaran yang cukup menyengat.

Reni Octorianty, S.I.Kom, Gr, Kepala Sekolah Shine Primary School mengatakan sejak hari Senin lalu kualitas udara di wilayah sekolah Shine sangat berkabut dan berasap, puncaknya pagi ini karena disertai bau bakaran yang cukup menyengat sehingga mengganggu penciuman dan pernapasan.

"Iya sejak hari Senin hingga pagi tadi kondisi udara di sekitar sekolah sangat buruk, karena berasap, berkabut cukup tebal, sampai pagi tadi mulai tercium bau bakaran yang sangat menyengat dan mengganggu pernapasan, kami takut dapat mengganggu aktivitas belajar siswa. Apalagi adanya pemberitahuan dari BMKG dan BPBD, sehingga kami putuskan para siswa tidak bermain diluar kelas dan menyampaikan pemberitahuan kepada parents untuk segera menjemput para siswa," jelas Reni.

Reni juga menyampaikan untuk beberapa hari ke depan para siswa dan semua guru diwajibkan menggunakan masker dan tidak beraktifitas di luar ruang kelas, jika kondisi cuaca dan kualitas udara masih sama seperti hari ini, tidak menutup kemungkinan para siswa akan dipulangkan lebih awal lagi.

Himbauan BMKG dan BPBD Kota Sorong

Sebelumnya beredar informasi melalui BMKG dan BPBD Kota Sorong terkait kualitas udara sedang akibat asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sehingga masyarakat di himbau untuk mebat menggunakan masker dan membatasi aktifitas di luar ruangan, menutup pintu rumah dan jendela saat kabut dan berasap.

Masyarakat juga dihimbau untuk selalu memantau informasi dan kualitas udara dari BMKG, segera menuju ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala sesak napas atau keluhan berat lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....