Buat Sampah Bernilai, Inovasi Kelly Kambu Bawa PBD Raih Penghargaan Kemendagri
- 29 Sep 2026 19:47 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, SORONG — Pengelolaan sampah tidak hanya berbicara soal kebersihan, tetapi juga bagaimana limbah dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Semangat tersebut terus didorong Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu, ST., M.Si., melalui berbagai inovasi pengelolaan lingkungan di Papua Barat Daya.
Salah satunya melalui Rumah Maggot Keli yang dikembangkan sebagai solusi untuk mengurangi sampah organik. Melalui inovasi tersebut, sampah organik diolah menjadi pakan yang dapat dimanfaatkan untuk ikan, ayam, dan bebek.
Pengolahan tersebut membuat sampah tidak berhenti sebagai limbah, tetapi dapat memberikan manfaat lanjutan bagi masyarakat.
“Rumah Maggot Keli menjadi solusi dan menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain untuk segera berbenah,” ujar Julian.
Menurutnya, persoalan sampah harus dilihat sebagai peluang untuk menghadirkan solusi dan manfaat bagi masyarakat.
“Sampah saja bisa dibuat bernilai. Dari persoalan kita ciptakan solusi, dari sampah kita hadirkan manfaat. Inovasi harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan Papua Barat Daya,” ujarnya.
Upaya pengelolaan sampah dan lingkungan tersebut turut mendapat apresiasi dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 – Batch II Regional Papua.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya meraih penghargaan pada kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri dengan dukungan sebesar Rp2 miliar sebagaimana tercantum dalam materi penghargaan.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah dalam mendorong pengelolaan sampah dan lingkungan yang lebih baik.
Julian menilai, pengelolaan sampah tidak boleh berhenti pada upaya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan inovasi dan kolaborasi, sampah dapat memiliki nilai tambah sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat.
Karena itu, keterlibatan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan dinilai penting untuk memperkuat pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan di Papua Barat Daya.
Selain penghargaan pada bidang lingkungan, Papua Barat Daya dalam ajang yang sama juga memperoleh apresiasi pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan dengan dukungan sebesar Rp1,5 miliar.
Dua penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam mendorong peningkatan kualitas lingkungan dan pelayanan kepada masyarakat.
Julian menegaskan, inovasi harus mampu menjawab persoalan yang ada sekaligus memberikan manfaat nyata.
“Kalau sampah bisa jadi nilai, maka setiap persoalan harus bisa dicari solusinya,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....